JAKARTA, UBN NEWSROOM — Selasa, 24 Rabiul Akhir 1448 H / 6 Oktober 2026 M.
Memasuki tiga tahun tragedi kemanusiaan di Gaza, Majelis Tadabbur & Hidayah Qur’an akan menggelar pertemuan khusus bertajuk “3 Tahun Gaza: Batas Antara Manusia & Monyt”. Kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi spiritual, pemikiran, dan aksi nyata kemanusiaan untuk Palestina.
Kegiatan akan digelar pada Rabu, 7 Oktober 2026, pukul 09.00–18.00 WIB di Maqdisi AQL, Jalan Tebet Utara I No. 40, Jakarta Selatan. Acara akan diawali dengan pembacaan Surah Al-Isra dan dirangkaikan dengan pelepasan serta pemberangkatan tim kemanusiaan dan pengiriman bantuan menuju koridor Yordania dan Mesir untuk menyasar kawasan Gaza.
REFLEKSI TIGA TAHUN TRAGEDI GAZA
Majelis tersebut mengangkat sejumlah pertanyaan mengenai sikap dan kontribusi umat setelah tiga tahun tragedi Gaza berlangsung.
Pertanyaan yang menjadi bagian dari refleksi kegiatan antara lain mengenai apa yang telah dilakukan selama tiga tahun terakhir dan apakah tindakan tersebut sebanding dengan besarnya tragedi kemanusiaan yang terjadi.

Selain itu, kegiatan juga mengajak peserta melihat kembali kewenangan dan ruang kontribusi yang dimiliki masyarakat, khususnya mereka yang berada di pemerintahan, parlemen, lembaga hukum, maupun pers.
Konsolidasi tersebut diarahkan untuk mencari bentuk tindakan konkret yang dapat dimulai, sehingga dukungan terhadap Palestina tidak berhenti pada pernyataan kecaman, tetapi diwujudkan dalam langkah nyata.
KONSOLIDASI SPIRITUAL DAN AKSI KEMANUSIAAN
Majelis Tadabbur & Hidayah Qur’an kali ini tidak hanya dirancang sebagai forum refleksi. Kegiatan juga menjadi bagian dari konsolidasi spiritual dan pemikiran yang dilanjutkan dengan aksi kemanusiaan.
Rangkaian kegiatan mencakup pelepasan dan pemberangkatan tim kemanusiaan serta pengiriman bantuan menuju koridor Yordania dan Mesir yang ditujukan untuk mendukung masyarakat di kawasan Gaza.
Kegiatan tersebut akan menghadirkan KH Bachtiar Nasir, Ust. Ridwan Hakim, Ust. Husein Gaza, Amar Ar-Risalah, dan As’ad Arasy.
MENGUATKAN DOA, PEMIKIRAN, DAN AKSI
Tema “3 Tahun Gaza: Batas Antara Manusia & Monyt” menjadi ajakan untuk melihat tragedi Gaza tidak hanya sebagai persoalan politik dan konflik, tetapi juga sebagai ujian terhadap nilai kemanusiaan.
Melalui forum tersebut, peserta diajak menguatkan kesadaran bahwa kepedulian terhadap Palestina membutuhkan kesinambungan antara doa, pemikiran, solidaritas, dan tindakan nyata sesuai ruang kewenangan masing-masing.
Kegiatan juga terbuka bagi jamaah untuk hadir secara langsung. Peserta dipersilakan membawa potluck berupa makanan atau minuman untuk dinikmati dan dibagikan bersama.

Comment