JAKARTA, UBN NEWSROOM — Selasa, 25 Rabiul Akhir 1448 H / 4 Oktober 2026 M.
Aktris dan aktivis kemanusiaan Angelina Jolie menyoroti skala kehancuran di Jalur Gaza melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia membagikan sejumlah perbandingan citra satelit Google Earth yang memperlihatkan perubahan kawasan di Gaza setelah hampir tiga tahun perang.
Dalam unggahannya, Jolie mengajak publik melihat langsung kondisi Gaza melalui Google Earth. Ia menyoroti bagaimana sejumlah kawasan permukiman berubah menjadi puing, sementara rumah, sekolah, universitas, rumah sakit, jalan, serta sistem air dan sanitasi mengalami kerusakan atau kehancuran.
82 PERSEN BANGUNAN GAZA TERDAMPAK
Jolie merujuk pada analisis satelit Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menunjukkan bahwa hingga 16 Juni 2026, sekitar 82 persen struktur di Gaza telah mengalami kerusakan. Sekitar dua pertiga dari struktur yang terdampak tersebut dinilai telah hancur.
Citra satelit tersebut memperlihatkan kerusakan luas di sejumlah kawasan, termasuk Rafah, Khan Younis, dan Gaza City. Analisis citra satelit menjadi salah satu cara untuk melihat skala kerusakan di tengah terbatasnya akses langsung ke sejumlah wilayah Gaza.
1,98 JUTA WARGA MEMBUTUHKAN BANTUAN TEMPAT TINGGAL
Selain kerusakan fisik, Jolie juga menyoroti kebutuhan kemanusiaan warga Gaza menjelang musim dingin.
Berdasarkan penilaian Shelter Cluster yang dikutip PBB, sekitar 1,98 juta orang atau 94 persen dari populasi Gaza membutuhkan bantuan tempat tinggal dan barang-barang kebutuhan dasar. PBB juga melaporkan bahwa lebih dari separuh populasi menghadapi kebutuhan tempat tinggal dalam kondisi kritis atau katastrofik.
Kondisi tersebut diperburuk oleh keterbatasan dan keterlambatan masuknya material tempat tinggal, peralatan, serta berbagai kebutuhan kemanusiaan lainnya. PBB juga mencatat persoalan kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis yang masih menghambat layanan kesehatan.
CITRA SATELIT DAN KISAH DI BALIK KEHANCURAN
Dalam unggahannya, Jolie menekankan bahwa citra satelit hanya mampu memperlihatkan kehancuran secara fisik. Gambar tersebut tidak dapat sepenuhnya menggambarkan apa yang dialami keluarga yang kehilangan anggota keluarganya maupun kehidupan warga yang masih bertahan di tengah kondisi tersebut.
Ia menyerukan agar kebutuhan tempat tinggal, bantuan kemanusiaan, dan perlengkapan medis dapat segera dipenuhi serta kondisi untuk membangun kembali rumah, sekolah, rumah sakit, dan komunitas warga dapat diwujudkan.

Comment