Advertisement
Nasional
Home » PBNU Instruksikan Apel Hari Santri Secara Serentak, Ziarah Ulama hingga Mujahadah Palestina

PBNU Instruksikan Apel Hari Santri Secara Serentak, Ziarah Ulama hingga Mujahadah Palestina

JAKARTA, UBN NEWSROOM — Ahad, 22 Rabiul Akhir 1448 H / 4 Oktober 2026 M.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri Nasional Tahun 2026 dengan tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri”. Peringatan tahun ini diarahkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum penguatan tradisi, pelayanan sosial, dan solidaritas kemanusiaan untuk Palestina.

Pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran PBNU Nomor 3/PB.01/A.II.10.47/99/10/2026 tertanggal 1 Oktober 2026. Surat ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

APEL HARI SANTRI DIGELAR SERENTAK

Salah satu agenda utama adalah Apel Hari Santri Nasional 2026 yang akan dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026. Apel dapat digelar di sekretariat NU sesuai tingkatan kepengurusan maupun di lingkungan pesantren, rumah sakit atau klinik, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama.

Sudarnoto Abdul Hakim: “Menghentikan Israel Itu Harus dengan Militer”

Dalam apel tersebut, Naskah Resolusi Jihad NU juga dapat dibacakan oleh jajaran Tanfidziyah atau Badan Otonom NU. Peserta laki-laki diarahkan mengenakan sarung berwarna gelap, atasan putih, dan peci hitam, sedangkan peserta perempuan mengenakan busana muslimah bernuansa putih.

DIAWALI ZIARAH MAKAM ULAMA

PBNU meminta seluruh jajaran NU mengawali rangkaian Hari Santri dengan ziarah ke makam ulama, aulia, maupun muharrik Nahdlatul Ulama di wilayah khidmah masing-masing.

Ziarah ditempatkan sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan tradisi sekaligus mengenang perjuangan para ulama pendahulu. Tradisi tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan pesantren dan Nahdlatul Ulama memiliki akar sejarah yang panjang.

MUJAHADAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA

Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh, Koalisi Saudi Cegat Tiga Rudal

Solidaritas terhadap Palestina menjadi bagian khusus dalam rangkaian Hari Santri 2026. Seluruh jenjang kepengurusan NU diminta menggelar “Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina” melalui istighotsah, pembacaan shalawat, zikir berjamaah, maupun majelis doa lainnya.

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan perhatian NU terhadap Palestina memiliki akar sejarah yang panjang. Ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap rakyat Palestina telah disuarakan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari sejak sebelum Indonesia merdeka dan terus dirawat hingga kini.

“Ini perjalanan dan hubungan yang sangat panjang antara Indonesia dengan Palestina,” kata Gus Kikin, Sabtu (3/10/2026).

Komitmen tersebut juga tampak dalam pertemuan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dengan sejumlah tokoh Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, pada 27 September 2026. Dalam pertemuan itu, Kiai Miftach mendoakan keselamatan dan kedamaian rakyat Palestina serta berharap umat Islam dapat beribadah di Masjidil Aqsa dalam keadaan merdeka dan bermartabat.

HARI SANTRI DIISI KHIDMAH SOSIAL

Biaya Haji Tahun 2027 Turun Sedikit Menjadi Rata-Rata Rp 54,6 Juta

PBNU mendorong agar peringatan Hari Santri memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kegiatan yang dapat dilaksanakan antara lain layanan kesehatan gratis, donor darah, konsultasi keluarga dan zakat, serta kegiatan peduli lingkungan seperti sanitasi pesantren atau madrasah dan bersih-bersih masjid.

Selain itu, jajaran NU juga didorong menggelar halaqah yang melibatkan ulama dan pondok pesantren di wilayah masing-masing. Rangkaian tersebut diarahkan untuk mempertemukan semangat menjaga warisan ulama dengan pelayanan nyata kepada masyarakat.

Pedoman Hari Santri Nasional 2026 ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam Prof KH Mohammad Nuh, Ketua Umum PBNU KH Kikin A. Hakim, dan Sekretaris Jenderal H. Gudfan Arif.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement