Advertisement
Internasional
Home » Pelajar di Roma Protes Genosida Gaza, Bendera Israel Dibakar

Pelajar di Roma Protes Genosida Gaza, Bendera Israel Dibakar

JAKARTA, UBN NEWSROOM — Kamis, 26 Rabiul Akhir 1448 H / 8 Oktober 2026.

Aksi protes terhadap situasi di Gaza kembali dilakukan pelajar di Roma, Italia. Pada Selasa (6/10/2026), sejumlah pelajar di Liceo Scientifico Cavour melakukan aksi yang disebut sebagai bentuk penolakan terhadap genosida di Gaza serta sejumlah kebijakan pemerintah Italia.

Dalam video yang beredar dan diberitakan Media Indonesia, terlihat aksi pembakaran bendera Israel dalam rangkaian demonstrasi tersebut. Laporan media Italia juga mengonfirmasi bahwa Liceo Scientifico Cavour menjadi salah satu sekolah di Roma yang mengalami aksi protes dan kemudian diduduki mahasiswa/pelajar pada 6 Oktober.

PROTES TERHADAP GENOSIDA DI GAZA

Aksi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya mobilisasi pelajar di sejumlah sekolah di Roma. Laporan ANSA menyebutkan bahwa para pelajar di Cavour menggelar aksi yang berkaitan dengan protes terhadap genosida serta penolakan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah Italia.

Partai Hijau Inggris Sebut Zionisme sebagai Rasisme, Israel Murka dan Larang Pemimpinnya Masuk

Media Italia juga melaporkan bahwa aksi di Cavour dilakukan setelah sebuah aksi politik di lingkungan sekolah yang diikuti dengan pemberian sanksi kepada sejumlah pelajar. Dalam rangkaian tuntutannya, kelompok pelajar menyerukan penghentian dukungan terhadap persenjataan dan perang serta meminta perhatian yang lebih besar terhadap kondisi pendidikan dan fasilitas sekolah.

Sementara itu, situs resmi Liceo Scientifico Statale C. Cavour mengonfirmasi bahwa seluruh kegiatan sekolah dihentikan sementara akibat pendudukan pelajar hingga pemberitahuan lebih lanjut.

SOLIDARITAS PELAJAR UNTUK PALESTINA

Aksi di Roma tersebut berlangsung setelah gelombang demonstrasi pelajar yang lebih luas terjadi di Prancis. Sejumlah pelajar di Roma kemudian mengikuti arus mobilisasi tersebut dengan membawa isu Palestina dan kondisi Gaza ke lingkungan sekolah.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa isu Gaza tidak hanya menjadi perhatian pemerintah dan organisasi kemanusiaan, tetapi juga memasuki ruang pendidikan dan menjadi bagian dari diskusi generasi muda di berbagai negara.

Gaza Memecah Politik Jerman, Tokoh Partai Kiri Dikaitkan dengan Peringatan 7 Oktober

Italia sendiri dalam beberapa bulan terakhir juga mengambil sejumlah langkah kemanusiaan terkait Palestina. Kementerian Luar Negeri Italia pada September 2026 melaporkan bahwa 25 mahasiswa Palestina lainnya telah keluar dari Gaza untuk melanjutkan pendidikan di Italia. Dengan kedatangan kelompok tersebut, jumlah mahasiswa Palestina yang telah diterima di perguruan tinggi Italia sejak September 2025 mencapai 271 orang.

Pemerintah Italia juga menyatakan dukungannya terhadap penduduk sipil Palestina melalui sejumlah program, termasuk evakuasi medis dan koridor pendidikan. Dalam forum tingkat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa pada September 2026, Italia kembali menyatakan dukungan terhadap pemulihan Gaza dan solusi dua negara.

KETIKA GENERASI MUDA BERSUARA

Aksi pelajar di Roma memperlihatkan bahwa tragedi Gaza telah menjadi persoalan yang turut membentuk kesadaran politik dan kemanusiaan generasi muda.

Namun, ekspresi solidaritas tetap perlu ditempatkan dalam koridor yang bertanggung jawab. Suara terhadap ketidakadilan dapat disampaikan melalui pendidikan, advokasi, demonstrasi damai, karya jurnalistik, bantuan kemanusiaan, maupun berbagai jalur lain yang dapat memberikan dampak nyata.

Greta Thunberg Turun ke Jalan Bela Palestina Pada 7 Oktober

Perhatian terhadap Palestina juga tidak berhenti pada simbol. Tantangan berikutnya adalah bagaimana solidaritas tersebut diterjemahkan menjadi pengetahuan, kepedulian, bantuan kemanusiaan, dan upaya yang berkelanjutan.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement