Advertisement
Agama
Home » Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Jalan Persatuan dalam Muktamar ke-35 NU

Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Jalan Persatuan dalam Muktamar ke-35 NU

JAKARTA, UBN NEWSROOM — Jumat, 27 Rabiul Akhir 1448 H / 9 Oktober 2026 M.

Ketua Panitia Muktamar NU ke-35 Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul yang juga Mensos memaparkan dinamika penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), mulai dari penentuan lokasi hingga tantangan menjaga persatuan organisasi. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Sajid Friday Morning Talk di Masjid AQL Islamic Center.

Gus Ipul, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU, menjelaskan bahwa muktamar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, dipersiapkan dalam waktu sekitar 50 hari. Penentuan lokasi berlangsung melalui proses musyawarah di tengah beragam usulan dari sejumlah daerah.

TAMBAKBERAS MENJADI JALAN TENGAH

Menurut Gus Ipul, sebelum Tambakberas ditetapkan, muncul sejumlah usulan lokasi, mulai dari Jakarta, daerah di luar Jawa, hingga Madura. Setelah melalui pembahasan bersama, Tambakberas akhirnya dipilih sebagai jalan tengah yang dapat diterima.

Sudarnoto Abdul Hakim: “Menghentikan Israel Itu Harus dengan Militer”

Ia mengaku sempat tidak menyangka seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipenuhi dalam waktu yang singkat. Dukungan pesantren dan kerja sama berbagai pihak memungkinkan persiapan fasilitas diselesaikan sehingga muktamar berlangsung lancar dan nyaman bagi peserta.

Gus Ipul memaknai keputusan tersebut sebagai jalan yang mempersatukan berbagai pihak di tengah perbedaan pandangan.

DINAMIKA NU DAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL

Dalam perbincangan tersebut, Gus Ipul juga menyinggung beragam isu mengenai dinamika internal NU yang beredar di media sosial. Ia mengingatkan bahwa informasi di ruang digital perlu disikapi secara cermat karena dapat memuat fakta, informasi yang hanya sebagian benar, hingga kabar yang tidak benar.

Menurutnya, NU tidak dapat dipahami hanya melalui sosok ketua umum atau jajaran pengurus. Organisasi ini juga ditopang para ulama, kiai, pengasuh pesantren, guru, serta penggerak pendidikan dan pengajian di berbagai daerah yang terus mengabdi tanpa selalu tampil di ruang publik.

Houthi Klaim Serang Bandara Riyadh, Koalisi Saudi Cegat Tiga Rudal

Ia menilai perbedaan pendapat merupakan bagian dari perjalanan NU. Karena itu, dinamika organisasi perlu dilihat secara utuh, sementara berbagai tudingan yang beredar harus diperiksa berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi.

MENYIAPKAN MASA DEPAN NU DAN UMAT

Gus Ipul berharap kepengurusan baru NU dapat memperkuat kembali persatuan dan menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah besar bagi umat Islam. Ia mengingatkan bahwa generasi saat ini masih menikmati hasil perjuangan para pendiri NU sehingga memiliki tanggung jawab menyiapkan fondasi yang lebih kuat bagi generasi berikutnya.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Sosial RI, Gus Ipul turut membahas program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan kelompok rentan. Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjalankan amanat konstitusi dalam memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar.

Gus Ipul menyoroti kondisi sebagian anak yang mengalami keterbatasan akses pendidikan dan tertinggal dalam kemampuan dasar akibat persoalan sosial maupun ekonomi keluarga. Menurutnya, kelompok tersebut membutuhkan perhatian dan pendampingan agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik.

Biaya Haji Tahun 2027 Turun Sedikit Menjadi Rata-Rata Rp 54,6 Juta

Ia juga menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai kemiskinan dan mempersiapkan generasi masa depan. Program tersebut, menurutnya, memperlihatkan pentingnya menghadirkan akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini belum memperoleh kesempatan secara memadai.

Bagi Gus Ipul, tantangan ke depan bukan hanya menjaga keberlangsungan organisasi, tetapi juga meneruskan semangat para pendiri melalui persatuan, pendidikan, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.


Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement