Advertisement
Internasional Palestina

Greta Thunberg Turun ke Jalan Bela Palestina Pada 7 Oktober

DEMONSTRASI AKHIRNYA DIBUBARKAN POLISI

Demonstrasi yang diikuti Thunberg pada Rabu malam itu terdaftar secara resmi dengan nama “Down with Colonialism!”. Berdasarkan daftar kegiatan Kepolisian Berlin, aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 18.00 hingga 22.00 waktu setempat. Rute yang direncanakan dimulai dari Oranienplatz, melintasi Oranienstrasse dan Skalitzer Strasse, kemudian menuju Kottbusser Tor sebelum berakhir di Hermannplatz, Neukölln.

Namun, kegiatan tersebut telah menjadi perhatian aparat bahkan sebelum demonstrasi dimulai. Menurut ARD dan Tagesspiegel, sejumlah materi promosi yang beredar di internet memuat gambar buldoser menerobos pagar serta narasi yang diduga mengagungkan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Kepolisian Berlin menyatakan penyelidikan dilakukan terhadap kemungkinan pelanggaran hukum, sedangkan pihak yang mendaftarkan demonstrasi mengambil jarak dari materi kontroversial tersebut.

Ketegangan meningkat ketika massa mulai bergerak dari Oranienplatz. Berdasarkan laporan dpa, sebagian peserta meneriakkan slogan yang menyerukan intifada atau perlawanan terhadap Israel. Polisi juga melaporkan penggunaan simbol-simbol terlarang oleh sejumlah peserta, termasuk lambang organisasi Hamas yang dilarang di Jerman.

Juru bicara Kepolisian Berlin Florian Nath mengatakan aparat menghadapi sejumlah pelanggaran ketentuan demonstrasi sepanjang perjalanan massa. Polisi juga melaporkan tindakan mendorong dan menendang petugas serta beberapa bentrokan antara peserta dan aparat. Keterangan mengenai dugaan pelanggaran itu berasal dari pihak kepolisian dan tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh peserta demonstrasi terlibat tindakan melawan hukum.

Partai Hijau Inggris Sebut Zionisme sebagai Rasisme, Israel Murka dan Larang Pemimpinnya Masuk

Situasi mencapai puncaknya di sekitar Kottbusser Tor ketika polisi menghentikan pergerakan massa. Kepolisian menyatakan demonstrasi akhirnya dibubarkan karena pelanggaran berulang terhadap persyaratan aksi serta adanya ancaman serius terhadap keamanan publik. Berdasarkan laporan dpa yang diperbarui Kamis (8/10/2026), lebih dari 30 orang ditangkap dalam rangkaian penindakan tersebut.

Tidak ada informasi terverifikasi dalam laporan yang diperiksa bahwa Thunberg termasuk orang yang ditangkap atau bahwa ia secara pribadi melakukan tindakan kekerasan. Kepolisian dan media Jerman mengonfirmasi kehadirannya sebagai peserta demonstrasi, tetapi tidak mengaitkannya secara langsung dengan dugaan tindak pidana yang menjadi alasan penindakan aparat.

Pembubaran aksi tersebut menjadi penutup malam penuh ketegangan di Berlin. Di satu bagian kota, masyarakat mengenang korban serangan Hamas tiga tahun lalu, sementara di bagian lain ratusan orang turun ke jalan untuk menuntut keadilan bagi rakyat Palestina. Kehadiran Greta Thunberg dalam demonstrasi itu kembali memperlihatkan bahwa penderitaan Gaza tetap menjadi persoalan internasional yang memicu mobilisasi politik, perdebatan publik, dan tuntutan perubahan kebijakan terhadap perang yang belum sepenuhnya berakhir.

PERSPEKTIF UBN NEWSROOM

SOLIDARITAS DAN TANGGUNG JAWAB KEMANUSIAAN

Gaza Memecah Politik Jerman, Tokoh Partai Kiri Dikaitkan dengan Peringatan 7 Oktober

Demonstrasi di Berlin menunjukkan bahwa tragedi Gaza terus menjadi perhatian masyarakat internasional. Terlepas dari perbedaan sikap politik terhadap konflik tersebut, penderitaan masyarakat sipil dan perlindungan kehidupan manusia merupakan persoalan kemanusiaan yang perlu menjadi perhatian.

Islam mengajarkan umat untuk tidak melepaskan keadilan ketika berhadapan dengan pihak yang berbeda atau bahkan ketika muncul kebencian terhadap suatu kelompok. Sikap terhadap sebuah konflik tidak boleh membuat manusia kehilangan prinsip keadilan dan penghormatan terhadap kehidupan.

AMANAH DALAM MENEGAKKAN KEADILAN

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Indonesia Peace Convoy Ajak Publik Hadirkan Solidaritas untuk Gaza

“Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak (kebenaran) karena Allah dan saksi-saksi yang adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

(QS. Al-Ma’idah [5]: 8)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa keberpihakan kepada kemanusiaan harus tetap disertai keadilan. Dalam melihat konflik dan tragedi kemanusiaan, umat perlu menjaga kejujuran dalam menyampaikan informasi, membedakan fakta dengan klaim politik, serta tidak membenarkan kezaliman terhadap siapa pun.

Kepedulian terhadap Palestina juga dapat diwujudkan melalui berbagai cara yang bertanggung jawab, seperti menyuarakan informasi yang terverifikasi, membantu kemanusiaan, mendukung upaya diplomasi dan perdamaian, serta menjaga agar perhatian terhadap penderitaan masyarakat sipil tidak berubah menjadi kebencian terhadap kelompok berdasarkan identitasnya.

DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN

UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.

Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom serta dukungan tanggap bencana dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.

UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom. Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement