Politik
Home » UPAYA ADU DOMBA REKAYASA: BEM Psikologi UI Dicatut dalam Isu LGBT, Diduga untuk Benturkan Kampus dengan Umat Islam

UPAYA ADU DOMBA REKAYASA: BEM Psikologi UI Dicatut dalam Isu LGBT, Diduga untuk Benturkan Kampus dengan Umat Islam

JAKARTA — Sebuah visual hoaks yang memanipulasi foto fungsionaris BEM Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) beredar luas di media sosial, memicu kekhawatiran adanya upaya sistematis dari pihak tertentu untuk mengadu domba institusi akademis dengan umat Islam yang menolak keras gerakan LGBT.

Gambar rekayasa (fabricated content) tersebut secara sepihak menempelkan narasi palsu “Nilai Homoseksual Normal, Bukan Penyimpangan”, lengkap dengan logo media fiktif bernama “Respons EDU”. Hasil investigasi digital memastikan bahwa infografis tersebut 100% palsu dan BEM Psikologi UI tidak pernah merilis pernyataan atau sikap menyerupai narasi tersebut pada kanal resmi mereka.

Perspektif UBN Newsroom: Pola Provokasi Belah Bambu

UBN Newsroom melihat bahwa manipulasi visual ini bukan sekadar keisengan digital, melainkan bentuk “pola provokasi belah bambu” yang sengaja dirancang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dengan mencatut nama besar UI dan membenturkannya pada sensitivitas isu LGBT, pelaku membidik sentimen emosional umat Islam agar terjadi polarisasi dan konflik horizontal.

Upaya pembunuhan karakter (character assassination) terhadap para mahasiswa di dalam foto ini merupakan taktik kotor untuk menciptakan citra seolah-olah dunia kampus telah kehilangan kompas moralnya, yang pada akhirnya memicu kemarahan publik muslim secara luas.

Modus Operandi “Dompleng Isu”

Berdasarkan analisis konteks digital, pelaku hoaks memanfaatkan momentum polemik yang sebelumnya sempat ramai terkait artikel Pride Month oleh unit pers mahasiswa SUMA UI—yang oleh pihak Rektorat UI telah dinyatakan sebagai pandangan redaksi internal SUMA sendiri, bukan sikap universitas.

MPR Sepakati PPHN Harus Mengikat Seluruh Lembaga Negara, Rumusan Produk Hukum Masih Dikaji

Oknum provokator kemudian sengaja membelokkan sasaran tembak ke BEM Psikologi UI menggunakan foto dokumentasi internal yang dicuri tanpa izin. Hal ini dilakukan demi memvalidasi narasi palsu mereka dan menyebarkan fitnah digital di berbagai grup percakapan serta akun-akun anonim.

Imbauan: Hingga saat ini, publik diimbau untuk tidak ikut menyebarkan gambar manipulatif tersebut karena murni merupakan produk rekayasa visual tanpa basis data ataupun pernyataan riil dari pihak terkait.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *