JAKARTA | UBN Newsroom — Kamis, 13 Agustus 2026 M / 29 Safar 1448 H. Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (SAJID) menggelar pelatihan AI Video perdana bertajuk “AI Video Mastery: Membuat Video Profesional dengan Kecerdasan Buatan dari Ide hingga Publikasi” di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026).
Pelatihan yang berlangsung pukul 09.00–17.00 WIB tersebut menghadirkan Arya Pandora, AI & Video Production Expert, sebagai trainer. Kegiatan ini diikuti secara terbatas dengan kuota sebanyak 25 peserta.
Pelatihan tersebut dirancang untuk menjawab berbagai persoalan yang kerap dihadapi kreator ketika menggunakan kecerdasan buatan dalam produksi video. Salah satunya adalah persoalan konsistensi karakter dan visual yang kerap berubah ketika sebuah adegan harus dibuat berulang kali.
Dalam materi pengantarnya, Arya Pandora menyoroti pengalaman kreator yang harus melakukan generate berkali-kali hanya untuk menghasilkan satu adegan. Ketidakkonsistenan karakter, hasil visual yang tidak sesuai dengan arahan, hingga keterbatasan kontrol terhadap hasil akhir dapat membuat proses produksi memakan waktu lebih lama dan biaya semakin besar.
Menurut Arya, persoalan tersebut tidak selalu disebabkan oleh keterbatasan tools AI yang digunakan. Workflow atau alur kerja dalam produksi AI Video juga menjadi faktor penting yang perlu dibenahi.
“Kalau masalahnya ada di workflow, konsistensi, dan kontrol, berarti yang perlu dibenahi bukan hanya AI tools-nya, tetapi cara kerja kita.”
Arya Pandora dikenal aktif sebagai kreator konten berbasis AI melalui berbagai platform digital, termasuk Instagram, TikTok, dan YouTube. Ia juga terlibat dalam produksi konten AI untuk media serta produksi AI short movie yang mengikuti festival film berbasis kecerdasan buatan.

Melalui pelatihan bersama SAJID, Arya mengajak para peserta memahami bahwa produksi video berbasis AI tidak cukup hanya dengan mengetahui berbagai aplikasi atau teknologi terbaru. Kreator juga perlu memiliki alur kerja yang terstruktur sejak tahap awal produksi.
Materi pelatihan diarahkan untuk membahas workflow AI Video mulai dari pengembangan ide, proses kreatif, produksi, pengendalian visual dan karakter, hingga tahap akhir sebelum video dipublikasikan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang diskusi bagi para jurnalis, kreator, dan pecinta teknologi AI untuk bertukar pengalaman mengenai berbagai tantangan dalam produksi video berbasis kecerdasan buatan.
SAJID Dorong Literasi AI bagi Jurnalis Muslim
Pelatihan AI Video perdana ini menjadi bagian dari upaya SAJID untuk memperluas literasi teknologi di kalangan jurnalis dan kreator Muslim.
Perkembangan kecerdasan buatan menghadirkan peluang besar dalam produksi konten, termasuk dalam jurnalistik, edukasi, dakwah, dan komunikasi publik. Namun, pemanfaatannya membutuhkan kemampuan teknis sekaligus pemahaman mengenai proses produksi, akurasi, etika, dan tanggung jawab dalam penyebaran informasi.
Melalui kegiatan tersebut, SAJID mendorong para peserta tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi mampu memanfaatkannya secara produktif, terarah, dan bertanggung jawab.

PERSPEKTIF UBN NEWSROOM
Perkembangan AI Video membuka peluang baru bagi dunia jurnalistik dan produksi konten. Teknologi tersebut dapat mempercepat proses visualisasi ide, produksi materi edukasi, hingga pengembangan format pemberitaan yang lebih kreatif.
Namun, kemampuan menggunakan AI tidak berhenti pada penguasaan aplikasi. Workflow, konsistensi visual, kontrol kreatif, verifikasi informasi, serta kemampuan melakukan penyuntingan tetap menjadi bagian penting dari kualitas produksi.
Bagi jurnalis Muslim, penguasaan AI juga perlu diarahkan untuk memperkuat kualitas informasi dan menghadirkan konten yang mencerdaskan, bukan sekadar mengejar kecepatan produksi.
PERSPEKTIF COMPLIANCE ISLAM
Islam mendorong umatnya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan yang membawa kemaslahatan. Teknologi pada dasarnya merupakan sarana yang dapat digunakan untuk berbagai tujuan. Karena itu, pemanfaatannya perlu diarahkan pada hal-hal yang bermanfaat dan tidak bertentangan dengan prinsip syariat.
Allah SWT berfirman:
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Dan katakanlah: Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu.”
(QS. Thaha: 114)
Pemanfaatan AI dalam jurnalistik dan produksi konten perlu disertai amanah, kejujuran, serta tanggung jawab. Konten yang dihasilkan tidak boleh digunakan untuk menyebarkan hoaks, manipulasi, fitnah, atau informasi yang menyesatkan masyarakat.
Dengan demikian, literasi AI tidak hanya menjadi kemampuan teknis, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem media yang profesional, berintegritas, dan memberikan kemaslahatan.
DUKUNG OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
Penulis: Tim UBN Newsroom

Comment