Infrastruktur
Home » Danantara Percepat Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Siapkan 13 Tower untuk Layani Jemaah

Danantara Percepat Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Siapkan 13 Tower untuk Layani Jemaah

MAKKAH | UBN Newsroom — Pemerintah Indonesia melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terus mempercepat realisasi pembangunan Kampung Haji Indonesia di Kota Suci Makkah, Arab Saudi. Proyek strategis tersebut diharapkan menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah Indonesia.

Perkembangan proyek ini disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, saat meninjau lokasi pembangunan bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie.

Kunjungan tersebut turut dibagikan oleh Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, melalui akun media sosialnya.

Dalam keterangannya, Raffi Ahmad menjelaskan bahwa rombongan meninjau lahan seluas 4,4 hektare yang akan dikembangkan menjadi kawasan terpadu Kampung Haji Indonesia. Indonesia disebut menjadi negara pertama yang memperoleh izin khusus sekaligus hak kepemilikan aset berupa tanah dan bangunan di Kota Suci Makkah dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Danantara akan mempercepat pembangunan 13 tower yang akan menjadi pusat pelayanan bagi jemaah haji Indonesia. Kawasan tersebut dirancang menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari akomodasi, layanan kesehatan, pusat konsumsi, hingga dukungan logistik dalam satu kawasan terpadu.

Peningkatan Penerbangan Internasional di Bandara Baru: Tujuan Wisata dan Haji

Pembangunan Kampung Haji bertujuan mengurangi biaya haji karena mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga,” tulis Raffi Ahmad.

Sebelumnya, Danantara juga telah melakukan investasi awal melalui akuisisi Novotel Makkah Thakher City yang memiliki 1.461 kamar di tiga menara, serta pembelian sekitar 14 bidang tanah dengan luas total 4,4 hektare di kawasan yang sama.

Nilai investasi tahap awal diperkirakan mencapai US$500 juta atau sekitar Rp8,33 triliun, sementara pembangunan lanjutan 13 tower diproyeksikan membutuhkan tambahan investasi sekitar US$700–800 juta.

Apabila seluruh proyek selesai, kawasan Kampung Haji Indonesia diperkirakan memiliki sekitar 6.000 kamar dengan kapasitas menampung 22.000–23.000 jemaah, atau sekitar 10 persen dari kuota haji Indonesia setiap tahunnya.

Lokasi kawasan berada sekitar 2–2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Pemerintah juga merencanakan konektivitas menuju Masjidil Haram melalui jalur khusus guna mempermudah mobilitas jemaah.

Mengoptimalkan Energi Hidro: Pembangunan Bendungan untuk Mengurangi Penggunaan Batu Bara

Keberadaan Kampung Haji Indonesia diharapkan menjadi tonggak baru dalam penyelenggaraan ibadah haji nasional, menghadirkan pelayanan yang lebih nyaman, aman, efisien, serta mampu menekan biaya haji bagi masyarakat Indonesia di masa mendatang.

Perspektif UBN Newsroom

Pembangunan Kampung Haji Indonesia merupakan langkah strategis yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan layanan ibadah, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem penyelenggaraan haji dunia.

Kepemilikan aset permanen di Makkah berpotensi menciptakan efisiensi jangka panjang, mengurangi ketergantungan terhadap pihak ketiga, serta menjadi investasi nasional yang memberikan manfaat bagi jutaan calon jemaah Indonesia pada masa mendatang.

Perspektif Compliance

Mengoptimalkan Potensi Energi Angin di Pesisir Pantai untuk Pembangunan Berkelanjutan

Dalam prinsip tata kelola yang baik (good governance), pengelolaan investasi publik harus mengedepankan aspek transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan keberlanjutan. Pembangunan Kampung Haji diharapkan dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku di Indonesia maupun Arab Saudi, dengan pengawasan yang kuat agar manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat melalui pelayanan haji yang lebih berkualitas, aman, dan terjangkau.

Penulis: Tim UBN Newsroom

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *