PERSPEKTIF UBN NEWSROOM | Produktif Nggak Harus Selalu Gas
BUKAN BERARTI KAMU MALAS
Di tengah budaya yang serba cepat, kita sering merasa harus selalu produktif. Balas chat harus cepat, tugas harus selesai, pekerjaan harus beres, bahkan waktu istirahat pun kadang terasa seperti “buang-buang waktu”.
Padahal, manusia bukan mesin yang bisa terus bekerja tanpa jeda. Ketika tubuh dan pikiran mulai kelelahan, menurunnya fokus bisa menjadi sinyal bahwa ritme aktivitas perlu dievaluasi.
ISTIRAHAT JUGA BAGIAN DARI TANGGUNG JAWAB
Istirahat bukan berarti menyerah atau kehilangan produktivitas. Justru dengan memberi tubuh kesempatan untuk pulih, kita sedang mempersiapkan diri agar bisa kembali beraktivitas dengan kondisi yang lebih baik.
Yang penting, jangan asal mendiagnosis diri sendiri lewat konten media sosial. Kenali gejalanya, perbaiki kebiasaan sehari-hari, dan jika keluhan menetap atau mengganggu aktivitas, cari bantuan tenaga kesehatan.
Islam mengajarkan bahwa tubuh merupakan amanah yang harus dijaga. Allah SWT berfirman:
وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”
(QS. Al-Baqarah: 195)
Ayat ini mengingatkan bahwa menjaga diri merupakan bagian dari tanggung jawab seorang Muslim. Dalam konteks kesehatan otak, menjaga pola tidur, makanan, aktivitas fisik, serta memberikan tubuh dan pikiran waktu untuk beristirahat dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga amanah tersebut.
Produktivitas pun tidak harus selalu diukur dari seberapa lama seseorang bekerja tanpa berhenti. Ada waktunya berusaha, ada waktunya beristirahat, dan keduanya dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjalani aktivitas dengan lebih seimbang.
Dukung Operasional Dakwah & Jurnalisme Peradaban
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom
BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Dukungan tanggap bencana gempa NTT dapat disalurkan melalui:
BSI 6070111520 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.

Comment