BOGOR | UBN Newsroom — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Ar-Rahman Indonesia menerima kunjungan resmi Rektor International University of Africa (IUA) Sudan, Syekh Prof. Dr. Hatim Utsman Muhammad Khoir, pada Selasa (4/8/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat kerja sama akademik internasional antara kedua institusi.
Rektor IUA Sudan disambut langsung oleh Ustaz Iswahyudi Mukhlis, Lc., M.A., Ketua Yayasan Pusat Peradaban Islam; Dr. Haris Renaldi, M.Pd., Ketua STIQ Ar-Rahman; Syekh Dr. Tajuddin Al-Abbasi, Direktur Pusat Khidmah Sunnah dan Sirah Nabawiyah; beserta jajaran pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan STIQ Ar-Rahman.
Turut hadir Abd Hafid, Lc., M.Pd.I., Wakil Ketua I Bidang Akademik; Ridwan Hakim, Lc., M.E., Wakil Ketua II Bidang Administrasi dan Keuangan; Khaerullah Bahar, Lc., M.A., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni; Budi Suhartawan, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir; Budiman Muhammad Nur, M.A., Ketua Program Studi Ilmu Hadis; Hidayati, M.A., Kepala LPPM; serta sivitas akademika STIQ Ar-Rahman.
Dalam sambutannya, Ketua STIQ Ar-Rahman menyampaikan rasa syukur dan kehormatan atas kunjungan tersebut.
“Ahlan wa sahlan wa marhaban bikum. Kehadiran Rektor International University of Africa di tengah-tengah kami merupakan kehormatan dan kebahagiaan besar bagi keluarga besar STIQ Ar-Rahman.”
Pada kesempatan tersebut, STIQ Ar-Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada International University of Africa atas penetapan STIQ Ar-Rahman sebagai International Affiliated Institution melalui keputusan Dewan Ilmiah IUA.
Status afiliasi tersebut membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam bidang akademik, penelitian, pengembangan kapasitas, penguatan kelembagaan, hingga penyelenggaraan program Joint Degree dan Double Degree, dengan tetap mengacu pada ketentuan akademik dan regulasi yang berlaku di Indonesia maupun Sudan.
Pihak STIQ Ar-Rahman memandang afiliasi ini sebagai amanah besar untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperluas jejaring akademik internasional, serta memperkuat kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, Al-Qur’an, Sunnah, dan pelayanan kepada umat.
Kunjungan resmi ini diharapkan menjadi langkah strategis menuju implementasi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, serta masyarakat luas.
“Jazakumullahu khairan katsiran ‘ala hadza at-ta’awun wa az-ziyarah. Semoga Allah memberkahi kerja sama ini dan menjadikannya membawa kebaikan serta keberkahan bagi semua.”
Melalui kerja sama ini, STIQ Ar-Rahman semakin meneguhkan posisinya sebagai Kampus Tadabbur Qur’an yang berkomitmen membangun jejaring akademik global serta mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi Islam bertaraf internasional.
Perspektif UBN Newsroom
Kolaborasi antara STIQ Ar-Rahman dan International University of Africa menunjukkan semakin terbukanya ruang kerja sama pendidikan tinggi Islam lintas negara. Afiliasi internasional bukan hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga memperluas kesempatan mahasiswa dan dosen dalam pengembangan akademik, riset, pertukaran keilmuan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sinergi seperti ini menjadi modal penting dalam melahirkan generasi ulama dan cendekiawan Muslim yang mampu berkontribusi di tingkat global.
Perspektif Compliance Islam
Islam mendorong umatnya untuk membangun kerja sama dalam kebaikan, ilmu, dan kemaslahatan. Kemitraan antarlembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan dakwah merupakan implementasi nilai ta’awun (tolong-menolong dalam kebajikan) yang diajarkan syariat.
Allah SWT berfirman:
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.” (QS. Al-Ma’idah: 2)
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)
Kerja sama akademik internasional yang berlandaskan nilai-nilai Islam diharapkan menjadi sarana memperkuat peradaban ilmu, memperluas manfaat pendidikan, serta melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu membawa kemaslahatan bagi umat.*

Comment