SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Internasional Olahraga
Home » PFA Kritik FIFA, Tuduh Diam atas Kehancuran Sepak Bola Palestina

PFA Kritik FIFA, Tuduh Diam atas Kehancuran Sepak Bola Palestina

JAKARTA | UBN Newsroom — Selasa, 27 Safar 1448 H/11 Agustus 2026 M. Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) melayangkan kritik keras terhadap FIFA yang dinilai tidak mengambil tindakan tegas terhadap Israel terkait dampak konflik terhadap sepak bola Palestina.

PFA menilai FIFA telah gagal menegakkan aturan yang dimilikinya sendiri meskipun persoalan tersebut telah disampaikan dan dikeluhkan selama bertahun-tahun. Menurut PFA, sikap diam FIFA turut memperparah kehancuran ekosistem sepak bola Palestina.

Dalam pernyataannya, PFA menyebut lebih dari 1.013 pemain, staf, pejabat, serta anggota komunitas sepak bola Palestina telah tewas akibat konflik. Selain korban jiwa, berbagai stadion, fasilitas latihan, dan infrastruktur olahraga juga dilaporkan mengalami kerusakan luas.

“Diam ketika genosida terjadi sama dengan keterlibatan,” tulis PFA dalam pernyataannya.

PFA menilai FIFA selama ini hanya memberikan janji tanpa diikuti tindakan konkret terhadap Israel. Asosiasi tersebut meminta FIFA menjalankan regulasi secara konsisten dan mengambil langkah terhadap pihak yang dinilai melakukan pelanggaran.

Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak Dibuka Sebelum Tuntutan Teheran Dipenuhi

Menurut PFA, dampak konflik tidak hanya dirasakan oleh para pemain, tetapi juga oleh seluruh ekosistem sepak bola Palestina, termasuk staf, pejabat, komunitas, serta masyarakat yang bergantung pada keberadaan fasilitas olahraga.

Kritik tersebut disampaikan ketika kondisi di Gaza masih menghadapi persoalan kemanusiaan dan kerusakan infrastruktur. PFA menyebut serangan dan kehancuran fasilitas terus berdampak terhadap kehidupan masyarakat Palestina, termasuk keberlangsungan kegiatan olahraga.

Sebelumnya, gencatan senjata disebut telah diberlakukan sejak 10 Oktober 2025. Namun, berdasarkan keterangan yang dikutip dalam laporan tersebut, kekerasan dan serangan masih berlanjut sehingga menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Konflik yang berlangsung sejak Oktober 2023 juga menyebabkan kerusakan besar terhadap infrastruktur sipil di Gaza. PBB memperkirakan kebutuhan rekonstruksi mencapai sekitar US$70 miliar.

Investigasi Soroti Donasi Berfasilitas Gift Aid Inggris untuk Perawatan Personel Yahalom Israel

Bagi PFA, kehancuran fasilitas olahraga merupakan bagian dari dampak luas konflik yang turut mengancam keberlangsungan sepak bola Palestina. Mereka menilai komunitas sepak bola internasional tidak semestinya mengabaikan kondisi tersebut.

Persoalan yang disampaikan PFA menunjukkan bahwa olahraga tidak berdiri terpisah dari persoalan kemanusiaan. Ketika pemain, staf, fasilitas, dan ekosistem olahraga terdampak konflik, organisasi olahraga internasional memiliki tanggung jawab untuk memastikan aturan diterapkan secara konsisten dan tidak diskriminatif.

Kritik terhadap FIFA juga perlu ditempatkan dalam kerangka verifikasi dan proses hukum yang objektif. Setiap tuduhan serius harus ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan yang transparan, berdasarkan bukti, serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak.

Polisi Diminta Usut Izin dan Standar Keselamatan Drag Race Kotamobagu

Islam menegaskan pentingnya keadilan dan larangan membiarkan kezaliman. Dalam menghadapi konflik, sikap terhadap suatu persoalan harus tetap didasarkan pada kebenaran, keadilan, dan perlindungan terhadap kehidupan manusia.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ بِالْقِسْطِ شُهَدَاءَ لِلَّهِ وَلَوْ عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ أَوِ الْوَالِدَيْنِ وَالْأَقْرَبِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap ibu bapak dan kaum kerabatmu.”

(QS. An-Nisa: 135)

Ayat tersebut menjadi prinsip bahwa keadilan harus ditegakkan tanpa dipengaruhi kepentingan kelompok. Dalam konteks olahraga internasional, penegakan aturan secara konsisten, perlindungan terhadap manusia, serta penolakan terhadap segala bentuk kezaliman merupakan bagian dari prinsip keadilan yang harus dijunjung.

UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.

Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.

Penulis: Tim UBN Newsroom

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement