PERSPEKTIF UBN NEWSROOM | Persatuan Rakyat, Kedaulatan Negara, dan Tanggung Jawab Kekuasaan
Mengawal Kekuasaan dengan Kekuatan Moral dan Hukum
Aksi Rakyat Bela Indonesia memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap persoalan kebangsaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat sipil, organisasi keagamaan, dan seluruh elemen bangsa.
Lima tuntutan yang disampaikan UBN membawa persoalan mendasar tentang hubungan antara kekuasaan, hukum, dan kedaulatan rakyat. Dugaan penyadapan ilegal, dominasi oligarki, pengelolaan sumber daya alam, serta pelaksanaan putusan lembaga peradilan merupakan persoalan yang membutuhkan kejelasan dan pertanggungjawaban.
Dalam negara demokrasi, kritik masyarakat merupakan bagian penting dari pengawasan terhadap penyelenggaraan kekuasaan. Namun, kritik harus tetap berpijak pada fakta, bukti, dan mekanisme konstitusional. Dugaan pelanggaran harus diperiksa secara transparan, sementara pihak yang dituduh tetap memiliki hak untuk memperoleh proses hukum yang adil.
Islam memberikan landasan tegas mengenai kewajiban menegakkan keadilan, termasuk ketika berhadapan dengan kepentingan kekuasaan. Allah SWT berfirman:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُونُوا۟ قَوَّٰمِينَ لِلَّهِ شُهَدَآءَ بِٱلْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔانُ قَوْمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعْدِلُوا۟ ۚ ٱعْدِلُوا۟ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Ma’idah: 8)
Ayat ini menegaskan bahwa keadilan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan, kebencian, maupun kedekatan dengan kekuasaan. Prinsip tersebut berlaku bagi pemerintah dalam menjalankan kewenangannya, aparat dalam menegakkan hukum, maupun masyarakat dalam menyampaikan kritik.
Kedaulatan Ekonomi dan Amanah Kekayaan Bangsa
Persoalan oligarki dan pengelolaan sumber daya nasional juga menyentuh kepentingan mendasar masyarakat. Pasal 33 UUD 1945 menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Artinya, kekayaan nasional tidak boleh hanya menghasilkan keuntungan bagi segelintir pihak, sementara masyarakat menanggung dampak kerusakan lingkungan dan ketimpangan ekonomi.
Dalam perspektif Islam, kekuasaan dan kekayaan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, pengelolaan sumber daya negara harus mengutamakan kemaslahatan publik, transparansi, keadilan distribusi, dan keberlanjutan.
Kehadiran tokoh-tokoh ormas Islam dalam aksi ini juga mengingatkan bahwa masjid dan organisasi keagamaan memiliki tanggung jawab moral dalam kehidupan kebangsaan. Independensi lembaga keagamaan harus dijaga agar mampu menyampaikan nasihat dan kritik secara objektif, tanpa menjadi alat kepentingan politik praktis.
Pada akhirnya, membela Indonesia bukan sekadar menyuarakan penolakan terhadap pihak tertentu. Lebih dari itu, perjuangan tersebut harus diwujudkan melalui penguatan hukum, pemberantasan penyalahgunaan kekuasaan, perlindungan hak masyarakat, serta pengelolaan kekayaan negara yang berkeadilan.
Persatuan rakyat akan memiliki kekuatan apabila dibangun di atas kebenaran, keadilan, dan tanggung jawab. Kedaulatan bangsa tidak cukup dipertahankan melalui slogan, tetapi harus dibuktikan melalui penyelenggaraan negara yang amanah dan berpihak pada kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.
⸻
DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom serta dukungan tanggap bencana dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment