Internasional
Home » Analisis UBN: Babak Baru Asia Barat, Tumbangnya Hegemony AS dan Lahirnya Poros Kekuatan Regional

Analisis UBN: Babak Baru Asia Barat, Tumbangnya Hegemony AS dan Lahirnya Poros Kekuatan Regional

JAKARTA, UBN Newsroom – UBN Newsroom menyoroti perubahan radikal dalam konstelasi politik Timur Tengah, di mana dominasi hegemonik Amerika Serikat (AS) dinilai mulai runtuh. Bergesernya peta kekuatan (balance of power) kini melahirkan babak baru dengan mencuatnya pengaruh poros kekuatan regional seperti Iran dan Turki sebagai motor utama stabilitas di Asia Barat.

Analisis tajam ini sejalan dengan dinamika lapangan yang dipaparkan oleh Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Yang Mulia Mohammad Boroujerdi, dalam forum eksklusif “Friday Morning Talks” bersama Serikat Jurnalis Islam Indonesia (SAJID) di Jakarta. Teheran menilai tata dunia baru (new world order) saat ini sedang terbentuk secara alami akibat rapuhnya legitimasi AS di mata internasional.

“Segala sesuatunya telah berubah di kawasan ini, bahkan di dunia. Kita sedang menyaksikan jatuhnya kekuatan besar seperti Amerika Serikat, di mana tidak ada lagi negara yang percaya pada status mereka sebagai superpower,” tegas Boroujerdi dalam pidatonya yang dipantau oleh UBN Newsroom.

UBN Newsroom mencatat ada dua indikator hancurnya pengaruh AS-Israel di Timur Tengah berdasarkan fakta transkrip tersebut:

  • Gagalnya Normalisasi: Negara-negara Arab yang sebelumnya gencar didorong oleh AS untuk melakukan normalisasi hubungan dengan Israel, kini berbalik arah dan justru merapat untuk membangun koalisi penentang rezim Zionis.
  • Patahnya Superioritas Militer: Blok Barat gagal melumpuhkan sistem pertahanan, kemampuan drone, serta aktivitas nuklir damai Iran. Kegagalan militer ini memaksa AS-Israel berada di posisi defensif hingga harus menerima syarat-syarat yang diajukan Teheran demi gencatan senjata.

Perspektif UBN Newsroom menilai bahwa situasi ini bukan sekadar konflik regional biasa, melainkan sebuah sinyalemen runtuhnya sistem unipolar (satu komando AS) yang selama ini mendikte dunia. Hadirnya poros baru yang melibatkan kekuatan regional, didukung oleh respons kritis dari masyarakat global, membuktikan bahwa narasi tunggal Barat tidak lagi efektif dalam mengontrol opini maupun pasar internasional.

Saudi, Turkiye, Pakistan Tandatangani Pakta Pertahanan Makkah, Apa Itu?

Kini, komunitas internasional dituntut untuk adaptif dalam melihat realitas baru Asia Barat, di mana Iran telah mengukuhkan posisinya sebagai kekuatan tengah yang solid dan tidak dapat lagi dikesampingkan dalam setiap diplomasi perdamaian global.

(ubn/red)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *