PERSPEKTIF UBN
Jangan Takut Menyuarakan Kebenaran, tetapi Datanglah dengan Argumen
UBN melihat ada satu pelajaran penting dari cara Andovi menyampaikan kritiknya: keberanian berbicara harus berjalan bersama argumentasi, adab, dan kesiapan mempertanggungjawabkan perkataan.
Andovi menyampaikan kritik yang keras kepada figur dengan pengaruh besar. Namun, ia tidak menjadikan kritik tersebut sebagai serangan terhadap kehidupan pribadi Raffi, bahkan sejak awal membatasi kritiknya pada kapasitas Raffi sebagai pejabat publik.
Ia juga memberikan ruang terhadap kemungkinan bahwa Raffi memang tidak mengetahui keadaan di lapangan. Artinya, kritik disampaikan dengan logika yang dapat diperiksa, bukan sekadar kemarahan atau penghukuman sepihak.
Sikap seperti ini patut menjadi pelajaran bagi generasi muda. Berani bukan berarti kasar, kritis bukan berarti menghina, dan sopan bukan berarti harus diam ketika melihat sesuatu yang perlu dipertanyakan.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar.”
QS. Al-Ahzab: 70
Islam bahkan mengajarkan bahwa menyampaikan kebenaran di hadapan kekuasaan memiliki kedudukan yang tinggi. Rasulullah ﷺ bersabda:
أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ
“Jihad yang paling utama adalah menyampaikan perkataan yang adil di hadapan penguasa yang zalim.”
HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
Tentu, UBN menegaskan bahwa Andovi Da Lopez adalah seorang non-Muslim. Karena itu, yang dapat dipelajari dari peristiwa ini adalah keberanian, adab berdiskusi, dan cara membangun argumentasinya dalam ruang publik—bukan menjadikannya sebagai rujukan dalam perkara akidah atau keislaman.
Justru umat Islam, khususnya generasi mudanya, semestinya memiliki keberanian yang lebih besar untuk menyuarakan kebenaran. Tetapi keberanian itu harus lahir dari ilmu dan tabayyun, disampaikan dengan argumentasi yang kuat, serta tetap menjaga adab kepada orang yang dikritik.
Sebab menyuarakan kebenaran tidak membutuhkan cacian agar terdengar keras. Terkadang, kritik yang paling kuat justru lahir dari keberanian mengatakan apa yang benar dengan tenang, logis, berbasis fakta, dan siap dipertanggungjawabkan.
DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom serta dukungan tanggap bencana dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment