Internasional
Home » Dahsyat ! GEMPA DI FILIPINA PICU GUNUNG RUNTUH. UBN NEWSROOM: Momentum Memperkuat Iman dan Berserah Diri

Dahsyat ! GEMPA DI FILIPINA PICU GUNUNG RUNTUH. UBN NEWSROOM: Momentum Memperkuat Iman dan Berserah Diri

UBN Digital – Setelah Gempa Hebat, Gunung Ikut Runtuh di Filipina. PELAJARAN APA YANG BISA KITA AMBIL DARI PERISTIWA TERSEBUT ?

Pemirsa, sebuah rekaman video amatir mendadak viral di media sosial setelah merekam momen mencekam saat sebuah gunung runtuh di Filipina. Peristiwa ini dipicu oleh guncangan gempa dahsyat bermagnitudo 7,8 yang melanda wilayah tersebut pada hari Senin 8 Juni 2026.

Rekaman video yang diunggah ulang oleh pakar kegempaan Indonesia, Daryono, memperlihatkan detik-detik dramatis saat lereng gunung di kawasan Danau Holon, T’boli, Cotabato Selatan, Filipina, mengalami longsor hebat.

Dalam hitungan detik, material tanah dan bebatuan berukuran besar runtuh ke arah bawah, menciptakan kepulan abu dan debu tebal yang membubung tinggi ke udara. Suasana yang awalnya tenang seketika berubah menjadi mencekam.

Terdengar histeria dan kepanikan dari para wisatawan yang berada di lokasi kejadian, saat mereka menyaksikan langsung kedahsyatan alam yang meruntuhkan dinding-dinding perbukitan di sekitar danau.

Saudi, Turkiye, Pakistan Tandatangani Pakta Pertahanan Makkah, Apa Itu?

Bencana longsor ini terjadi tak lama setelah gempa bermagnitudo 7,8 mengguncang wilayah Filipina Selatan pada Senin pagi, 8 Juni 2026. Otoritas setempat menyatakan bahwa pusat gempa dahsyat ini berada di dekat kawasan Maasim, yang getarannya memicu ketidakstabilan struktur tanah di daerah pegunungan sekitarnya.

Hingga saat ini, pihak berwenang di Filipina masih melakukan penyisiran dan evakuasi di sekitar kawasan wisata Danau Holon, untuk memastikan keselamatan para pengunjung dan warga setempat dari potensi longsor susulan.

Melihat fenomena alam yang luar biasa ini, umat Muslim diajak untuk merenungkan keagungan Allah SWT melalui lembaran Al-Qur’an dan petunjuk Rasulullah SAW. Kejadian bergesernya gunung ini mengingatkan kita pada firman Allah SWT dalam Surah An-Naba:

“Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan, dan gunung-gunung sebagai pasak?”
(QS. An-Naba’ [78]: 6-7)

Ayat ini hadir bukan untuk membuat kita takut, melainkan sebagai bentuk kasih sayang Allah yang memperlihatkan betapa rapi dan seimbangnya bumi ini dijaga oleh-Nya. Gunung dihadirkan sebagai penyeimbang, dan ketika Allah memperlihatkan sedikit saja pergeserannya, itu adalah undangan lembut bagi hati kita untuk menyadari betapa manusia sangat membutuhkan perlindungan-Nya yang Maha Kokoh.

Pandangan Dr. Yasir Qadhi: Pemakaman Massal di Gaza dan Kekalahan AIPAC Dinilai Jadi Titik Balik Opini Publik Amerika

Kejadian gempa ini juga selaras dengan pesan penuh hikmah dari Rasulullah SAW yang mengingatkan umatnya agar selalu bersiap dengan amal kebaikan di setiap waktu:

“Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa bumi, waktu seakan berjalan dengan cepat…”
(HR. Bukhari)

Pesan ini sejatinya adalah lentera ketenangan bagi seorang mukmin. Ketika bumi bergetar dan struktur dunia bergeser, di situlah letak keindahan iman, di mana seorang hamba justru akan semakin mendekat, memperbanyak doa, dan menemukan ketenangan di dalam dzikir kepada Allah Sang Penguasa Semesta.

Perspektif UBN Newsroom:
Merespons pertanyaan penting tentang pelajaran yang bisa dipetik, UBN Newsroom memandang peristiwa di Danau Holon ini sebagai momentum emas untuk merajut kembali hubungan kita dengan Allah dan sesama manusia.

Pertama, peristiwa ini mengajarkan kita tentang kerendahan hati. Di balik megahnya tempat wisata dan majunya teknologi manusia, ada kekuatan Allah yang Maha Besar, yang membuat kita sadar untuk tidak sombong menjalani kehidupan di atas bumi-Nya.

Indonesia Kutuk Upaya Aneksasi Masjid Al-Aqsa, Serukan Persatuan Negara-Negara Muslim Dukung Palestina

Kedua, ini adalah panggilan untuk saling peduli. Sebagai bangsa yang sama-sama berada di wilayah cincin api, mari kita jadikan momentum ini untuk saling mendoakan keselamatan saudara-saudara kita di Filipina, memperkuat mitigasi bencana, serta menjadikan setiap jengkal langkah kita—termasuk saat berwisata—sebagai sarana untuk mengagumi keindahan ciptaan-Nya seraya menjaga lisan dan perbuatan. Sungguh, di balik setiap getaran bumi, ada ketenangan yang Allah siapkan bagi hati-hati yang berserah diri kepada-Nya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *