PERSPEKTIF UBN NEWSROOM | Keadilan dan Perlindungan Warga Sipil Tidak Boleh Ditawar
Berakhirnya pengepungan Hebron tidak otomatis mengakhiri penderitaan masyarakat Palestina. Kepulangan warga ke rumah masing-masing merupakan perkembangan penting, tetapi pemulihan kehidupan mereka masih membutuhkan jaminan keamanan, perbaikan tempat tinggal, pemulihan ekonomi, akses pendidikan dan kesehatan, serta pendampingan psikologis bagi keluarga yang mengalami trauma.
Dalam perspektif Islam, perlindungan terhadap jiwa, harta, kehormatan, dan keamanan manusia merupakan bagian dari tujuan utama syariat (maqashid syariah). Karena itu, masyarakat sipil tidak boleh dijadikan sasaran penderitaan kolektif atas tindakan individu. Anak-anak, perempuan, lansia, orang sakit, dan kelompok rentan harus mendapatkan perlindungan khusus, terlebih ketika mereka berada dalam situasi konflik dan pengungsian.
Allah SWT berfirman:
وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَـَٔانُ قَوْمٍ عَلَىٰٓ أَلَّا تَعْدِلُواۚ اعْدِلُوا۟ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ
“Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Ma’idah: 8).
Ayat ini memberikan prinsip mendasar bahwa keadilan tidak boleh bergantung pada siapa yang sedang dihadapi. Bahkan dalam keadaan permusuhan sekalipun, kebencian tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan tindakan zalim. Prinsip ini relevan dalam menilai setiap tindakan dalam konflik, termasuk penggunaan kekuatan militer, pengusiran penduduk, penghancuran rumah, dan pembatasan akses kebutuhan dasar masyarakat.
Islam juga mengajarkan bahwa membela pihak yang tertindas merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan. Allah SWT berfirman:
وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ
“Mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak…” (QS. An-Nisa: 75).
Ayat tersebut mengingatkan umat agar tidak bersikap acuh terhadap penderitaan kelompok yang dilemahkan dan kehilangan perlindungan. Dalam konteks hari ini, keberpihakan terhadap rakyat Palestina dapat diwujudkan melalui doa, penyampaian informasi yang benar, advokasi kemanusiaan, bantuan kepada korban, serta dukungan terhadap upaya pemulihan kehidupan mereka.
Solidaritas tidak cukup berhenti pada rasa sedih ketika melihat penderitaan. Ia harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang menjaga martabat manusia dan memperjuangkan hak-hak masyarakat sipil. Kepulangan warga Hebron semestinya menjadi awal pemulihan yang bermartabat, bukan sekadar jeda sebelum penderitaan berikutnya.
Dukung Operasional Dakwah & Jurnalisme Peradaban
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Dukungan tanggap bencana gempa NTT dapat disalurkan melalui: BSI 6070111520 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment