UBN NEWSROOM – Situasi misi kemanusiaan global menuju Jalur Gaza dilaporkan memanas setelah militer Israel mencegat iring-iringan kapal Flotila di perairan internasional. Komando Center Global Peace Convoy Indonesia kini resmi menetapkan status Siaga Satu demi mengawal keselamatan para delegasi, termasuk sejumlah relawan dan jurnalis asal Indonesia yang berada di dalam kapal-kapal tersebut.
Informasi yang dihimpun UBN Newsroom pada Selasa, 19 Mei 2026 (bertepatan dengan 2 Zulhijah 1447 H), mengonfirmasi bahwa belasan kapal bantuan kemanusiaan telah terintersepsi oleh kekuatan militer Israel.
Daftar Kapal yang Dicegat dan Diduga Terintersepsi
Berdasarkan data rilis resmi dari Global Peace Convoy Indonesia, berikut adalah armada kapal yang dikonfirmasi telah diintersepsi oleh militer Israel:
- Zofaster, Tenas, Kiriakos, Isobela, Holy Blue, Furleto, Cactus, Blue Toys, Barbaros, Amanda, Vinkovolo, Gotico, Biankaita, dan Abodes.
Sementara itu, beberapa kapal lainnya dilaporkan diduga kuat turut mengalami intersepsi, antara lain:
- Jandabar, Sandabat, dan Lina.

Comment