Advertisement
Uncategorized
Home » Ketua Umum Hidayatullah Sampaikan Penolakan Konser Andrea Bocelli di DPR RI

Ketua Umum Hidayatullah Sampaikan Penolakan Konser Andrea Bocelli di DPR RI

JAKARTA, UBN NEWSROOM — Sabtu, 20 Jumadilawal 1448 H / 31 Oktober 2026 M. Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, KH. Naspi Arsyad, Lc., menyampaikan penolakan terhadap penyelenggaraan konser penyanyi internasional Andrea Bocelli di Indonesia dalam pertemuan bersama Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSPAP) DPR RI dan Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia (World Peace Parliamentary Caucus/WPPC) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi sejumlah tokoh dan organisasi Islam mengenai konsistensi kebijakan pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Hidayatullah menilai penyelenggaraan konser tersebut perlu dipertimbangkan kembali di tengah persoalan kemanusiaan yang masih dihadapi rakyat Palestina.

Hidayatullah Sampaikan Aspirasi melalui DPR RI

Dalam dokumentasi pertemuan pada Kamis (29/10/2026), sejumlah perwakilan organisasi dan tokoh masyarakat terlihat menyampaikan pandangan terkait persoalan Palestina. Hidayatullah menegaskan bahwa penyampaian aspirasi melalui lembaga legislatif merupakan bagian dari upaya mengawal kepentingan umat dan bangsa melalui jalur dialog dan konstitusional.

Penolakan terhadap konser Andrea Bocelli turut menjadi pembahasan dalam pertemuan yang melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Headquarters Asia-Pacific Coalition for Quds and Palestine (APCQP), serta sejumlah organisasi Islam lainnya.

Aksi Rakyat Bela Indonesia Deklarasikan Lima Tuntutan Kebangsaan

Keterlibatan berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa persoalan Palestina tidak hanya menjadi perhatian diplomasi pemerintah, tetapi juga menjadi perhatian organisasi masyarakat dan lembaga keagamaan di Indonesia.

Pertanyakan Konsistensi Kebijakan Pemerintah

Dalam kesempatan sebelumnya, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A., turut mengkritik arah kebijakan pemerintah Indonesia terkait perjuangan Palestina.

Hilmy mempertanyakan konsistensi pemerintah dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina, sementara keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) tetap dipertahankan dan penyelenggaraan konser Andrea Bocelli memperoleh izin.

Ia menilai pemerintah perlu memberikan penjelasan mengenai arah kebijakan tersebut, terutama setelah komitmen terhadap kemerdekaan Palestina disampaikan dalam berbagai forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Aksi Rakyat Bela Indonesia Dihadiri Ribuan Massa, UBN Soroti Penyadapan dan Oligarki

Solidaritas Palestina Perlu Dikawal Bersama

Sikap yang disampaikan Hidayatullah bersama sejumlah elemen masyarakat menegaskan pentingnya menjaga konsistensi solidaritas Indonesia terhadap Palestina. Aspirasi tersebut diharapkan menjadi perhatian DPR RI dan pemerintah dalam menentukan kebijakan yang sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Penyampaian aspirasi melalui jalur parlemen juga menjadi bagian dari ruang partisipasi masyarakat dalam mengawal kebijakan publik. Dengan demikian, dialog antara organisasi masyarakat, lembaga legislatif, dan pemerintah diperlukan agar kepentingan kemanusiaan dapat dipertimbangkan secara terbuka dan bertanggung jawab.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement