SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Olahraga
Home » Sosok Fatima Romani, Nenek Muslimah yang Menjadi Fondasi Kesuksesan Lamine Yamal di Panggung Dunia

Sosok Fatima Romani, Nenek Muslimah yang Menjadi Fondasi Kesuksesan Lamine Yamal di Panggung Dunia

JAKARTA — Keberhasilan Lamine Yamal mengantarkan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya mencerminkan bakat dan kerja keras seorang pesepak bola muda. Di balik pencapaian tersebut, terdapat kisah panjang pengorbanan seorang perempuan muslimah asal Maroko, Fatima Romani, yang menjadi fondasi bagi perjalanan hidup dan pembentukan karakter sang pemain.
Fatima Romani dikenal sebagai sosok yang berjuang membangun masa depan keluarganya melalui pengorbanan, kerja keras, dan pendidikan nilai-nilai Islam. Perjalanan hidupnya menjadi bukti bahwa keberhasilan seorang atlet dunia sering kali berakar dari keteguhan keluarga yang bekerja jauh dari sorotan publik.

Perjuangan Hijrah Demi Masa Depan Keluarga

Beberapa dekade silam, Fatima Romani meninggalkan Maroko menuju Spanyol seorang diri. Perjalanan tersebut ditempuh dalam kondisi penuh keterbatasan dan ketidakpastian demi membuka jalan bagi keluarganya memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Setelah menetap di Mataró, Catalonia, Fatima bekerja hingga tiga shift setiap hari untuk mengumpulkan biaya agar anggota keluarganya dapat menyusul ke Spanyol.
Dalam podcast bersama jurnalis José Ramón de la Morena pada 2025, Lamine Yamal mengenang perjuangan sang nenek.

“Nenek saya menyelinap naik bus dari Maroko dan berhasil ke Mataró. Dia bekerja tiga shift agar ayah saya bisa datang ke Spanyol. Setelah memiliki cukup uang, beliau membayar seseorang untuk membawa ayah saya dan saudara perempuan saya yang saat itu masih berusia tiga tahun.”

Kesaksian tersebut menggambarkan besarnya pengorbanan Fatima dalam membangun fondasi kehidupan keluarga Yamal di tanah rantau.

Membentuk Karakter Sejak Usia Dini

Setelah kedua orang tua Lamine Yamal berpisah ketika ia masih kecil, Fatima mengambil peran penting dalam proses pengasuhan sang cucu di lingkungan Rocafonda, Mataró.
Selain memenuhi kebutuhan keluarga, ia menanamkan nilai kerja keras, kedisiplinan, kerendahan hati, serta pendidikan Islam sejak usia dini. Fatima juga rutin mengantar Lamine mengikuti latihan sepak bola hingga bakatnya kemudian berkembang dan menarik perhatian akademi La Masia milik FC Barcelona.
Nilai-nilai yang ditanamkan sejak kecil menjadi bagian penting dalam perjalanan Yamal hingga menembus level tertinggi sepak bola dunia.

El Clásico Indonesia: Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK, Pengamanan Dikawal 17.800 Personel

Doa yang Selalu Mengiringi Perjalanan Sang Cucu

Dalam wawancara bersama televisi Maroko Le7tv, Fatima menegaskan bahwa cucunya dibesarkan dalam lingkungan keluarga Muslim.

“Kami membesarkannya, dan alhamdulillah Allah menolong kami dalam mendidiknya.”

Sebelum setiap pertandingan, Fatima selalu mengingatkan Lamine agar memohon pertolongan kepada Allah SWT dengan berdoa:

“Ya Rabb, berilah aku taufik (keberhasilan) dan tolonglah aku menghadapi kaum kafir.”

Menurut penuturan keluarga, nasihat tersebut terus diamalkan Yamal. Dalam berbagai pertandingan, termasuk setelah membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026, ia beberapa kali terlihat memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.

Duel Rivalitas Persija-Persib Kembali Ke GBK Setelah Tujuh Tahun, Rekayasa Lalin Disiapkan

Tetap Mengingat Jasa Sang Nenek


Popularitas sebagai salah satu pesepak bola muda terbaik dunia tidak membuat Lamine Yamal melupakan sosok yang berjasa dalam hidupnya.
Ia pernah menunda sesi foto resmi perpanjangan kontraknya bersama FC Barcelona agar Fatima Romani dapat hadir dalam momen tersebut. Sebagai bentuk bakti, Yamal juga menghadiahkan sebuah rumah kepada sang nenek.
Namun, Fatima memilih tetap tinggal di Rocafonda, kawasan yang menjadi saksi awal perjuangan keluarganya di Spanyol.
Selebrasi khas Yamal dengan membentuk angka 304 juga menjadi simbol penghormatan kepada Rocafonda yang memiliki kode pos 08304, sekaligus pengingat terhadap akar perjalanan hidupnya.

Perspektif UBN Newsroom Peradaban Islam & Soft Power Global

Kisah Fatima Romani menunjukkan bahwa kontribusi umat Islam di Eropa tidak hanya hadir dalam bidang ekonomi dan sosial, tetapi juga dalam pembentukan generasi yang mampu berprestasi di panggung internasional. Nilai keimanan, keteguhan keluarga, serta semangat bekerja keras menjadi bagian dari soft power Islam yang tercermin melalui karakter seorang atlet Muslim.
Di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap identitas Muslim di Eropa, perjalanan keluarga Yamal memperlihatkan bahwa integrasi sosial dapat berjalan seiring dengan tetap mempertahankan identitas keislaman dan nilai-nilai keluarga.

Perspektif Syariah Compliance

Dalam Islam, doa, ikhtiar, dan bakti kepada orang tua maupun kakek-nenek merupakan nilai yang saling melengkapi. Al-Qur’an mengajarkan agar manusia senantiasa memohon pertolongan kepada Allah melalui doa dan kesabaran, sementara keberhasilan dipandang sebagai hasil dari ikhtiar yang disertai tawakal kepada-Nya.

Kisah Fatima Romani juga mengingatkan pentingnya pendidikan akhlak dalam keluarga. Kesuksesan tidak semata diukur dari prestasi dunia, tetapi juga dari kemampuan menjaga syukur, menghormati orang tua, serta mempertahankan nilai-nilai Islam di tengah perubahan zaman.

Penutup

Perjalanan Fatima Romani menegaskan bahwa di balik pencapaian besar seorang atlet dunia terdapat pengorbanan yang sering kali tidak terlihat. Keberanian berhijrah, keteguhan bekerja, pendidikan keluarga, dan doa yang terus mengiringi menjadi warisan yang membentuk karakter Lamine Yamal.

Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia 2027 sebagai Juara Grup H

Kisah ini menjadi pengingat bahwa prestasi tidak lahir secara instan. Di balik setiap keberhasilan, terdapat keluarga yang berjuang, nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini, serta keyakinan yang terus dijaga dalam setiap langkah kehidupan.

Penulis:

Andrian Saputra

UBN Newsroom

20 Juli 2026 | 5 Safar 1448 H

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement