JAKARTA, UBN NEWSROOM — Sabtu, 30 Rabiul Awal 1448 H / 12 September 2026 M.
Pertandingan klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali digelar di Jakarta setelah tujuh tahun vakum. Duel pekan kedua Super League 2026/2027 tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi laga yang dinantikan karena Persija terakhir kali menjamu Persib di Jakarta pada 2019. Dalam beberapa musim setelahnya, Persija tidak dapat menjamu rivalnya tersebut di Jakarta karena persoalan izin keamanan. I.League memastikan pertandingan tahun ini dapat digelar di GBK setelah melalui koordinasi dengan pihak kepolisian.
RIVALITAS KLASIK KEMBALI KE JAKARTA
Pertemuan Persija dan Persib merupakan salah satu rivalitas terbesar dalam sepak bola Indonesia. Kembalinya pertandingan kedua tim ke Jakarta setelah tujuh tahun membuat laga ini memiliki perhatian khusus, baik dari klub, suporter, aparat keamanan, maupun masyarakat.
Kedua tim juga mengawali kompetisi musim 2026/2027 dengan hasil positif. Persija menang 1-0 atas Borneo FC Samarinda pada pekan pertama, sedangkan Persib mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-1.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menilai pertandingan melawan Persib sangat penting. Ia memastikan timnya telah melakukan persiapan dan menargetkan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
“Laga melawan Persib Bandung ini sangat penting dan persiapan tim sejauh ini berjalan baik dan matang,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (11/9).
Shin juga menekankan bahwa rivalitas harus tetap berada dalam koridor olahraga. Ia meminta para pendukung menjaga ketertiban, mengedepankan fair play, serta tidak melakukan kekerasan maupun kerusuhan. Menurutnya, pertandingan harus berakhir setelah 90 menit dan dukungan suporter seharusnya menjadi energi positif bagi tim.
Sementara itu, pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengatakan dirinya lebih fokus mempersiapkan kondisi tim sendiri menjelang pertandingan. Ia menilai kesiapan pemain setelah menjalani proses pemulihan akan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi Persija.
KEAMANAN DIPERKETAT, 17.800 PERSONEL DITERJUNKAN
Besarnya perhatian terhadap pertandingan membuat pengamanan disiapkan secara berlapis. Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya dan unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan 17.800 personel untuk mengamankan pertandingan.
Pengamanan tidak hanya dilakukan di dalam dan sekitar stadion, tetapi juga mencakup jalur-jalur dari berbagai wilayah menuju kawasan GBK. Polisi juga berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Polda Banten untuk melakukan penyekatan terhadap pergerakan massa menuju Jakarta.
Penyekatan dipusatkan di tiga wilayah, yakni Kota Tangerang yang berbatasan dengan Banten, Karawang yang berbatasan dengan Bekasi, serta Bogor yang berbatasan dengan Depok. Suporter Persib juga dilarang hadir secara langsung di GBK sesuai ketentuan pengamanan pertandingan.
Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengimbau seluruh pendukung untuk menjaga ketertiban sejak perjalanan menuju stadion, selama pertandingan berlangsung, hingga kembali ke kediaman masing-masing.
PEMPROV DKI INGATKAN PENTINGNYA MENJAGA KETERTIBAN
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui unggahan media sosialnya turut mengingatkan agar kepercayaan dan amanah dalam penyelenggaraan pertandingan dijaga dengan menciptakan ketertiban dan perdamaian.
“Jakarta adalah rumah bagi semua. Mari bersama-sama #JagaJakarta.”
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pertandingan Persija dan Persib yang menjadi salah satu agenda olahraga dengan perhatian publik besar di ibu kota. Pemerintah Jakarta juga mengapresiasi kerja sama jajaran TNI dan Polri dalam mendukung kelancaran serta keamanan pertandingan.
REKAYASA LALU LINTAS DIBERLAKUKAN SECARA SITUASIONAL
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan GBK mulai pukul 15.30 WIB hingga pertandingan selesai. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar kawasan pertandingan diimbau menghindari sejumlah ruas jalan dan menggunakan rute alternatif.
Dari arah Blok M menuju Tanah Abang, pengendara dapat menggunakan Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda dengan berputar di depan Gandaria City, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Penjernihan, kemudian menuju Jalan K.H. Mas Mansyur.
Untuk perjalanan dari Blok M menuju Slipi, rute alternatif diarahkan melalui Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, hingga Jalan Letjen S. Parman.
Sementara dari Blok M menuju arah Kampung Melayu, pengguna jalan dapat melalui Jalan Trunojoyo, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan H.R. Rasuna Said, hingga Jalan Raya Casablanca.
Dari arah Tanah Abang menuju Blok M, kendaraan diarahkan melalui Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Penjernihan, Jalan Pejompongan, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Kyai Maja, hingga Jalan Panglima Polim.
Pengguna jalan dari arah Slipi menuju Blok M dapat menggunakan Jalan Letjen S. Parman, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Bumi, Jalan Kyai Maja, hingga Jalan Panglima Polim.
Sementara dari Slipi menuju Tebet, rute alternatif diarahkan melalui Jalan Letjen S. Parman, Jalan Pejompongan, Jalan Penjernihan, Jalan R.M. Margono, Jalan Galunggung, Jalan Dr. Saharjo, Jalan Prof. Dr. Soepomo, hingga Jalan M.T. Haryono.
Dari arah Tebet menuju Slipi, kendaraan dapat menggunakan Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, hingga Jalan Letjen S. Parman.
Dishub DKI juga menyediakan 10 kantong parkir di kawasan GBK dengan kapasitas sekitar 1.957 mobil dan 8.229 sepeda motor. Penonton yang membawa kendaraan pribadi diimbau menggunakan lokasi parkir resmi dan tidak memarkir kendaraan di bahu jalan.
PENONTON DIIMBAU GUNAKAN TRANSPORTASI UMUM
Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, masyarakat yang hendak menyaksikan pertandingan diimbau menggunakan transportasi umum. Sejumlah layanan TransJakarta dapat digunakan menuju kawasan Senayan dan GBK, sementara MRT Jakarta dapat menjadi pilihan melalui Stasiun Istora Mandiri.
Pengguna jalan juga diminta mengikuti rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan karena rekayasa lalu lintas bersifat situasional dan dapat disesuaikan dengan kondisi keamanan serta kepadatan kendaraan.
PERSPEKTIF UBN NEWSROOM
RIVALITAS BOLEH TINGGI, PERDAMAIAN HARUS TETAP DIJAGA
Pertandingan Persija dan Persib merupakan bagian dari dinamika olahraga dan rivalitas yang telah berlangsung panjang. Semangat mendukung klub merupakan hal yang wajar, tetapi kecintaan terhadap tim tidak seharusnya berubah menjadi permusuhan antarmanusia.
Kembalinya pertandingan Persija dan Persib ke Jakarta setelah tujuh tahun justru seharusnya menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia dapat menghadirkan persaingan yang sehat, sportif, dan bermartabat.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”
QS. Al-Hujurat [49]: 10
Semangat persaudaraan dan perdamaian harus tetap menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, termasuk ketika berada di tengah rivalitas olahraga. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi menjaga keselamatan, kehormatan, dan ketertiban bersama merupakan tanggung jawab yang lebih besar.
Sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan, bukan alasan untuk menciptakan permusuhan. Karena itu, mari menikmati pertandingan dengan tertib, menghormati lawan, menghargai keputusan pertandingan, serta menjaga Jakarta sebagai rumah bersama.
CATATAN REDAKSI
UBN Newsroom mengimbau seluruh suporter yang hadir di GBK maupun masyarakat yang berada di sekitar kawasan Senayan untuk mengikuti arahan aparat, menjaga ketertiban, tidak melakukan provokasi, dan tidak menyebarkan konten yang dapat memperkeruh suasana.
Bagi masyarakat yang tidak berkepentingan di kawasan GBK, disarankan menghindari ruas-ruas jalan yang terdampak rekayasa lalu lintas dan memilih jalur alternatif atau menggunakan transportasi umum.
Pertandingan boleh menjadi ajang adu strategi di lapangan, tetapi keamanan dan persaudaraan harus tetap menjadi kemenangan bersama.
DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom hadir sebagai bagian dari ikhtiar dakwah dan jurnalisme peradaban untuk menyampaikan informasi yang teruji, mencerdaskan umat, serta menghadirkan perspektif Islam dalam membaca berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan dunia.
Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Setiap dukungan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga keberlanjutan produksi konten, peliputan, riset, verifikasi informasi, dan penyebaran narasi yang membawa kemaslahatan bagi umat.
Dukungan operasional dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment