JAKARTA | UBN Newsroom — Selasa, 20 Rabiul Awal 1448 H / 2 September 2026 M.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta seluruh unsur sepak bola Indonesia menjaga integritas kompetisi hingga akhir musim. Ia menegaskan bahwa liga harus berlangsung secara bersih, dengan kualitas pertandingan dan perangkat pertandingan yang terus diperbaiki.
Pesan tersebut disampaikan Erick dalam acara seremonial BRI dan I League di Jakarta, Selasa (1/9/2026). Menurutnya, sepak bola Indonesia memiliki basis penggemar yang sangat besar sehingga pembangunan ekosistem sepak bola membutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak.
Erick tekankan pentingnya kompetisi yang bersih
Erick menyebut integritas kompetisi tidak hanya menjadi tanggung jawab PSSI. Operator liga, klub, sponsor, media, pelatih, hingga pemain memiliki peran dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pertandingan.
Ia juga menyinggung pentingnya mencegah praktik match fixing, terutama menjelang penghujung kompetisi ketika persaingan antarklub semakin menentukan.
Menurut Erick, kompetisi yang sehat membutuhkan perangkat pertandingan yang berkualitas, termasuk wasit yang mampu menjalankan tugas secara profesional.
«“Liganya harus bersih, dengan terus meningkatkan tadi yang namanya kualitas wasit,” tegas Erick Thohir yang juga Menpora»
Ia sebelumnya juga menggunakan analogi sepak bola untuk menggambarkan pentingnya setiap unsur dalam ekosistem kompetisi.
«“Permainan bola itu perlu penjaga gawang, Pak, bukan cuma mencetak gol,” kata Erick.»
BRI dinilai ikut menopang ekosistem sepak bola
Dalam kesempatan tersebut, Erick mengapresiasi peran BRI yang telah mendukung sepak bola Indonesia. Menurutnya, dukungan terhadap olahraga juga memiliki kaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat.
Erick menilai pertumbuhan UMKM dan peningkatan daya beli masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.
«“Kalau BRI ini tidak terus menjaga sesuai dengan arahan Bapak Presiden, bagaimana pemerataan ekonomi Indonesia? Dengan menumbuhkan UMKM, dengan menumbuhkan ekonomi, tentu, bagaimana daya beli masyarakat bawah terus bisa meningkat,” ujarnya.»
Ia mengingatkan bahwa dukungan BRI terhadap sepak bola telah berlangsung sejak sebelum kondisi industri sepak bola saat ini, termasuk ketika pandemi Covid-19 melanda pada 2021.
Kualitas siaran turut menjadi perhatian
Erick juga mengapresiasi EMTEK yang dinilai terus meningkatkan kualitas penayangan pertandingan sepak bola Indonesia.
Menurutnya, peningkatan jumlah penonton dan rating dapat menjadi salah satu indikator berkembangnya industri sepak bola. Namun, peningkatan tersebut perlu diikuti dengan kualitas siaran yang semakin baik.
Erick menilai seluruh elemen dalam industri sepak bola perlu memiliki visi yang sama karena besarnya basis penggemar sepak bola di Indonesia merupakan potensi yang harus dikelola secara profesional.
Sepak bola membutuhkan ekosistem yang sehat
Pembangunan sepak bola Indonesia, menurut Erick, tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi. PSSI, operator kompetisi, klub, sponsor, media, pemain, pelatih, wasit, dan berbagai pihak lainnya perlu bergerak dalam arah yang sama.
Integritas pertandingan menjadi salah satu fondasi utama agar kepercayaan masyarakat terhadap kompetisi tetap terjaga.
Perspektif UBN Newsroom
Integritas Menentukan Masa Depan Liga
Sepak bola bukan hanya permainan. Di dalamnya terdapat kepercayaan jutaan penonton dan kepentingan banyak pihak.
Karena itu, kompetisi harus dijaga dari praktik yang dapat merusak kepercayaan publik. Kualitas wasit, profesionalisme klub, transparansi, dan pengawasan menjadi bagian penting dalam membangun liga yang sehat.
Amanah dalam Kompetisi
Islam mengajarkan bahwa setiap tanggung jawab merupakan amanah yang harus dijalankan secara jujur dan adil.
Allah SWT berfirman:
«إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkan dengan adil.”
QS. An-Nisa [4]: 58»
Prinsip amanah dan keadilan relevan dalam setiap kompetisi. Pertandingan harus memberikan ruang bagi kemampuan dan kerja keras untuk menentukan hasil, bukan manipulasi.
Merekam Ikhtiar, Menjaga Harapan
UBN Newsroom memandang jurnalisme olahraga bukan hanya tentang skor dan hasil pertandingan. Integritas, profesionalisme, dan proses membangun industri olahraga juga perlu menjadi bagian dari pemberitaan.
Liga yang bersih akan menjaga kepercayaan publik sekaligus memberi ruang bagi prestasi sepak bola Indonesia untuk berkembang.
Catatan Redaksi
Istilah match fixing dalam berita ini merujuk pada praktik pengaturan pertandingan. Pemberitaan ini tidak menyatakan adanya pertandingan tertentu yang telah terbukti mengalami pengaturan skor, melainkan mengangkat penekanan Erick Thohir mengenai pentingnya menjaga kompetisi dari praktik tersebut.
Berita disusun berdasarkan materi pemberitaan mengenai pernyataan Erick Thohir dalam acara seremonial BRI dan I League di Jakarta pada 1 September 2026.
Dukungan Operasional Dakwah & Jurnalisme Peradaban
UBN Newsroom terus menghadirkan informasi dan analisis strategis mengenai umat, bangsa, olahraga, kebijakan publik, dan berbagai dinamika masyarakat.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti UBN Newsroom untuk mendapatkan informasi dan analisis strategis mengenai umat, bangsa, olahraga, dan peradaban.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment