JAKARTA — Unlimited Qur’an Miracles akan menggelar World Quranic Civilization Forum (WQCF) 1448 H pada Selasa, 16 Juni 2026 (bertepatan dengan 1 Muharram 1448 H) di Exhibition Hall SMESCO Indonesia, Jakarta Selatan.
Forum internasional yang mengusung tema “Hijrah Arah Keluarga Qurani” tersebut akan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 08.30 hingga 15.30 WIB. Kegiatan ini menggabungkan konsep pelatihan dan forum internasional yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
Landasan & Fokus Utama Forum
Panitia pengarah WQCF 1448 H, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN), mengatakan bahwa pembangunan peradaban yang kuat berawal dari keluarga dan rumah tangga yang memiliki arah serta visi yang jelas.
Menurutnya, sejarah Islam menunjukkan bahwa fondasi peradaban besar dibangun dari proses pembinaan yang dimulai dari lingkungan keluarga, sebagaimana dicontohkan melalui manhaj Darul Arqam pada masa awal dakwah Rasulullah SAW.
Dalam forum tersebut, peserta akan mendapatkan pembahasan mengenai tiga tema utama:
- Al-Qur’an sebagai sistem nilai keluarga Muslim.
- Metodologi keluarga Qurani dalam membentuk generasi kuat.
- Arsitektur peradaban berbasis wahyu.
Narasumber & Lembaga Pendukung
WQCF 1448 H menghadirkan sejumlah ulama, akademisi, pakar keluarga, dan praktisi profesional dari berbagai negara untuk membahas tantangan keluarga Muslim di era modern.
Kegiatan ini didukung oleh sejumlah lembaga nasional dan internasional, di antaranya:
- AQL Islamic Center
- STIQ Ar-Rahman
- Hayrat Foundation Turki
- Al-Masarawy International dari Mesir
- International Union of Universities Swiss
- Rabitah Al-Jami’at Al-Islamiyah
Informasi Pendaftaran: Panitia menyatakan pendaftaran masih dibuka bagi pasangan muda, orang tua, calon pengantin, pendidik, dan profesional Muslim. Mengingat kapasitas tempat terbatas, peserta dapat melakukan registrasi melalui situs resmi penyelenggara.
Forum ini diharapkan menjadi momentum refleksi Tahun Baru Islam 1448 H sekaligus mendorong penguatan keluarga sebagai fondasi pembangunan peradaban berbasis Al-Qur’an.

Comment