JAKARTA, UBN Newsroom – UBN Newsroom menyoroti babak baru hubungan diplomatik antara Jakarta dan Teheran yang berpotensi mengubah lanskap kemandirian strategis nasional. Di tengah pelonggaran sanksi internasional pasca-kesepakatan terbaru, Republik Islam Iran secara terbuka menawarkan kerja sama bilateral radikal berupa transfer teknologi mutakhir secara penuh (full technology transfer) untuk menyokong pilar ketahanan pangan, energi, hingga kesehatan Indonesia.
Komitmen besar ini diungkapkan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Yang Mulia Mohammad Boroujerdi, dalam forum eksklusif “Friday Morning Talks” yang diinisiasi oleh Serikat Jurnalis Islam Indonesia (SAJID) di Jakarta. Teheran menegaskan kesiapannya untuk melompati batasan ekonomi yang selama ini mengungkung kedua negara.
“Banyak negara Barat atau Timur mau menjual alat-alat canggih ke Indonesia, tetapi mereka tidak akan pernah mau memberikan teknologinya. Iran berbeda; kami siap mentransfer teknologi tersebut ke Indonesia. Jika tidak ada perang, kami tidak akan menghabiskan ruang riset kami untuk rudal, melainkan untuk satelit, drone pertanian, dan teknologi perdamaian yang bisa kita kerjasamakan,” tegas Dubes Boroujerdi yang dipantau oleh UBN Newsroom.

Comment