SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Home » AQL Humanity Dirikan Masjid Darurat untuk Penyintas Gempa di Reo

AQL Humanity Dirikan Masjid Darurat untuk Penyintas Gempa di Reo

Manggarai, NTT | UBN Newsroom — Selasa, 6 Rabiulawal 1448 H / 19 Agustus 2026 M.Manggarai, NTT — AQL Humanity mendirikan masjid darurat di pelataran Masjid Besar Nurul Huda, Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Masjid darurat tersebut disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan ibadah warga penyintas gempa, termasuk pelaksanaan shalat lima waktu dan shalat Jumat.

Masjid Besar Nurul Huda yang selama ini menjadi tempat warga melaksanakan ibadah tidak dapat digunakan sementara. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat gempa, di antaranya plafon dan rangka kubah.

Ketua Takmir Masjid Besar Nurul Huda, Syukur, mengatakan pengurus masjid melarang jamaah melaksanakan shalat di ruang utama demi menjaga keselamatan. Larangan tersebut diberlakukan karena gempa susulan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kubah miring. Rangka juga sudah patah. Kalau dilihat dari luar memang masjid tidak terlihat rusak, tapi di ruang utama shalat kondisinya berantakan,” kata Syukur.

Dia menjelaskan, Masjid Besar Nurul Huda biasanya menampung sekitar 500 jamaah saat shalat Jumat. Jumlah tersebut berpotensi bertambah dengan kehadiran para relawan yang berada di Reo untuk membantu penyintas gempa.

Ribuan warga masih mengungsi, bantuan gempa Flores terus dikebut

Karena itu, menurut Syukur, keberadaan masjid darurat di pelataran Masjid Besar Nurul Huda sangat dibutuhkan warga. Fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat tetap menjalankan ibadah dengan lebih aman di tengah kondisi pascagempa dan potensi gempa susulan.

“Bantuan AQL Humanity sangat berarti bagi kami. Masjid darurat sangat dibutuhkan warga,” ujarnya.

Syukur berharap Masjid Besar Nurul Huda dapat segera diperbaiki sehingga kembali bisa digunakan oleh masyarakat.

“Saya berharap masjid bisa diperbaiki,” katanya.

Perspektif UBN Newsroom

Prabowo Ajukan Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara ke DPR

Masjid Darurat, Menjaga Ruang Ibadah

Bagi UBN Newsroom, pendirian masjid darurat di tengah situasi pascagempa menunjukkan bahwa pemulihan bencana tidak hanya menyangkut kebutuhan pangan, kesehatan, dan tempat tinggal, tetapi juga keberlangsungan kehidupan spiritual masyarakat.

Masjid merupakan bagian penting dari kehidupan sosial umat. Ketika bangunan masjid mengalami kerusakan, penyediaan ruang ibadah sementara menjadi bentuk ikhtiar untuk memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan aman.

Dalam situasi bencana, kolaborasi antara lembaga kemanusiaan, pengurus masjid, relawan, dan masyarakat menjadi penting agar kebutuhan dasar penyintas dapat dipenuhi secara menyeluruh.

Pemulihan masjid juga bukan semata tentang memperbaiki bangunan. Ia berarti menghidupkan kembali salah satu pusat ibadah, silaturahmi, pendidikan, dan penguatan masyarakat.

Titiek Soeharto Soroti Bantuan Presiden Belum Tiba di Pengungsian Gempa NTT

Memakmurkan Masjid dalam Kesulitan

Islam menempatkan masjid sebagai tempat yang memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat. Karena itu, menjaga keberlangsungan ibadah di tengah musibah merupakan bagian dari ikhtiar menjaga kemaslahatan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

«إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ»

«“Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapa pun selain kepada Allah. Maka mudah-mudahan mereka termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.”»

«QS. At-Taubah [9]: 18»

Ayat tersebut menegaskan pentingnya memakmurkan masjid. Dalam konteks bencana, penyediaan masjid darurat menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar fungsi ibadah dan pembinaan umat tetap berjalan meskipun masyarakat sedang berada dalam kondisi sulit.

Pada saat yang sama, keselamatan jamaah tetap menjadi prioritas. Pelaksanaan ibadah perlu disesuaikan dengan kondisi bangunan dan situasi kebencanaan agar tidak menimbulkan mudarat.

Dukungan Dakwah & Jurnalisme Peradaban

UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang merekam ikhtiar umat, kemanusiaan, kebangsaan, serta berbagai gerakan yang menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.

Dukungan terhadap operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom menjadi bagian dari ikhtiar menjaga keberlanjutan kerja-kerja informasi yang menghadirkan kebenaran yang teruji dan narasi yang berakar pada wahyu.

Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ikuti UBN Newsroom untuk mendapatkan informasi dan analisis strategis mengenai umat, bangsa, kemanusiaan, ekonomi, kebijakan publik, dan peradaban.

UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.

Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement