SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Home » AQL Humanity Ikuti Rakor Penanganan Gempa Manggarai Bersama BNPB

AQL Humanity Ikuti Rakor Penanganan Gempa Manggarai Bersama BNPB

MANGGARAI, NTT | UBN Newsroom — Senin, 5 Rabiul Awal 1448 H / 17 Agustus 2026 M.

AQL Humanity mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersama pemerintah pusat, aparat keamanan, dan pemerintah daerah di Posko Induk Penanggulangan Bencana Reok, Senin (17/8/2026).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Praktikno, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Astamaops Kapolri Fadil Imran, sejumlah pejabat daerah Manggarai, serta unsur terkait lainnya.

Kehadiran AQL Humanity dalam rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara lembaga kemanusiaan dan pemerintah dalam memastikan kebutuhan penyintas gempa dapat segera dipenuhi.

Di tengah penanganan tersebut, BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT bertambah menjadi 68 jiwa, sementara 213 orang mengalami luka-luka pada Senin (17/8).

Ribuan warga masih mengungsi, bantuan gempa Flores terus dikebut

Berton SP Panjaitan dari BNPB mengatakan, korban meninggal tersebar di Kabupaten Manggarai 26 jiwa, Manggarai Timur 24 jiwa, Nagekeo 8 jiwa, Sikka 4 jiwa, serta Ende, Manggarai Barat, dan Ngada masing-masing 2 jiwa.

“Data yang kami peroleh hingga saat ini sebanyak 68 jiwa yang meninggal,” kata Berton.

Gempa berkekuatan M7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8), dengan pusat gempa di Kabupaten Nagekeo. Pemprov NTT menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.

Dalam rakor, AQL Humanity mendapatkan gambaran langsung mengenai kebutuhan prioritas di lapangan, terutama terkait layanan kesehatan, permakanan, tempat pengungsian, serta distribusi bantuan ke sejumlah titik terdampak.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, pemerintah akan memperkuat layanan kesehatan dengan mengerahkan tenaga medis dari unsur TNI dan Polri. Pemerintah juga menyiapkan dukungan transportasi bagi warga yang membutuhkan evakuasi ke fasilitas kesehatan di Labuan Bajo.

Prabowo Ajukan Penjualan KRI Ki Hajar Dewantara ke DPR

“Untuk masalah kesehatan, apakah dirawat di sini atau harus dievakuasi ke Labuan Bajo,” kata Suharyanto.

Selain kesehatan, pemerintah mempercepat pendirian dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan penyintas. Penyediaan tenda pengungsian juga menjadi perhatian, dengan target penggantian tenda darurat di sejumlah lokasi.

Suharyanto menargetkan penanganan terhadap sekitar 20 titik terdampak dapat dipetakan dalam tiga hingga empat hari.

Bagi AQL Humanity, koordinasi tersebut menjadi penting untuk memastikan bantuan kemanusiaan yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan aktual penyintas di lapangan.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, dan unsur kemanusiaan juga diperlukan agar distribusi bantuan tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat menjangkau warga yang berada di titik-titik terdampak.

Titiek Soeharto Soroti Bantuan Presiden Belum Tiba di Pengungsian Gempa NTT

AQL Humanity sebelumnya telah menyalurkan bantuan sembako dan makanan ringan untuk anak-anak penyintas gempa di Kampung Batok, Desa Salama, Reo, Manggarai. Tim AQL Humanity juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi penyintas dan kebutuhan mendesak warga pascagempa.

PERSPEKTIF UBN NEWSROOM

Koordinasi Kemanusiaan, Memastikan Bantuan Sampai kepada Penyintas

UBN Newsroom memandang koordinasi antara pemerintah, aparat, pemerintah daerah, dan lembaga kemanusiaan sebagai bagian penting dalam penanganan bencana.

Dalam situasi darurat, bantuan tidak cukup hanya tersedia. Bantuan harus terarah, terkoordinasi, dan disalurkan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Kehadiran lembaga kemanusiaan dalam koordinasi bersama pemerintah juga menunjukkan bahwa penanganan bencana merupakan kerja bersama. Setiap unsur memiliki peran untuk memastikan keselamatan, kebutuhan dasar, kesehatan, dan pemulihan penyintas dapat ditangani secara bertahap.

Jurnalisme Peradaban di Tengah Bencana

Bagi UBN Newsroom, jurnalisme bencana bukan hanya tentang mencatat kerusakan dan jumlah korban. Jurnalisme juga memiliki ruang untuk merekam ikhtiar manusia dalam menyelamatkan kehidupan.

Kehadiran relawan, tenaga medis, aparat, pemerintah, dan masyarakat di tengah kondisi darurat merupakan bagian dari perjalanan kemanusiaan yang perlu dicatat secara akurat dan berimbang.

Pemberitaan yang baik tidak hanya menghadirkan informasi tentang musibah, tetapi juga membantu publik memahami kebutuhan penyintas, kerja kemanusiaan yang sedang berlangsung, serta bentuk solidaritas yang tumbuh di tengah masyarakat.

Menjaga Jiwa dan Menghadirkan Kemaslahatan

Dalam perspektif Islam, upaya menyelamatkan manusia dan memenuhi kebutuhan mereka yang sedang berada dalam kesulitan merupakan bagian dari menghadirkan kemaslahatan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا

“Dan barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan dia telah memelihara kehidupan semua manusia.”

QS. Al-Ma’idah [5]: 32

Nilai tersebut menjadi pengingat bahwa setiap ikhtiar untuk menyelamatkan kehidupan, memenuhi kebutuhan dasar, dan membantu masyarakat yang terdampak musibah memiliki dimensi kemanusiaan sekaligus kemaslahatan.

Ruang Dukungan Dakwah & Jurnalisme Peradaban

UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, dokumentasi, dan analisis strategis mengenai umat, kemanusiaan, bangsa, dan peradaban.

Dukungan terhadap operasional dakwah dan jurnalisme peradaban menjadi bagian dari ikhtiar menjaga keberlanjutan kerja-kerja jurnalistik yang menghadirkan informasi teruji, mengangkat suara kemanusiaan, serta merekam berbagai ikhtiar kebaikan di tengah masyarakat.

Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ikuti kanal UBN Newsroom untuk mendapatkan informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, kemanusiaan, dan peradaban.

UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.

Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement