JAKARTA | UBN Newsroom — Jumat, 1 Rabiul Awal 1448 H/14 Agustus 2026. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Ahmad Muzani, menegaskan bahwa sikap Indonesia dalam mendukung perjuangan dan kemerdekaan Palestina tidak pernah berubah maupun bergeser.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Muzani dalam pidato pembukaan Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).
Ahmad Muzani mengatakan dukungan Indonesia terhadap Palestina berakar pada nilai kemanusiaan, sejarah perjuangan bangsa, dan amanat konstitusi. Menurutnya, dukungan tersebut bukan bentuk permusuhan terhadap agama atau bangsa tertentu.
“Dalam persoalan Palestina, sikap Indonesia tidak pernah berubah dan tidak pernah bergeser,” ujar Ahmad Muzani dalam pidatonya.
Ia menjelaskan bahwa pengalaman Indonesia menghadapi penjajahan menjadi salah satu alasan bangsa Indonesia tidak dapat berdiam diri ketika bangsa lain masih menghadapi pendudukan dan kekerasan.
Indonesia, lanjutnya, mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka, berdaulat, dan hidup secara bermartabat di tanah airnya sendiri.
“Rakyat dan bangsa Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina,” tegasnya.
Persatuan Harus Berjalan Bersama Keadilan
Dalam pidato yang sama, Ahmad Muzani juga menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa melalui keadilan, keteladanan, dialog, dan rasa saling percaya.
Menurutnya, kritik tidak boleh digunakan untuk merusak persatuan. Namun, persatuan juga tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan keadilan.
PERSPEKTIF UBN NEWSROOM
Berdiri Bersama Bangsa yang Terjajah
UBN memandang konsistensi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina sebagai sikap yang memiliki akar sejarah, konstitusi, dan nilai kemanusiaan.
Sebagai bangsa yang pernah mengalami penjajahan, Indonesia memiliki pengalaman sejarah yang membuat persoalan kebebasan dan kedaulatan bangsa lain memiliki kedekatan moral dengan perjalanan bangsa sendiri.
Dukungan terhadap Palestina juga tidak semestinya dipahami sebagai permusuhan terhadap agama atau bangsa tertentu. Persoalannya adalah hak sebuah bangsa untuk hidup bebas, aman, berdaulat, dan bermartabat di tanah airnya sendiri.
Dalam perspektif peradaban, keberpihakan kepada keadilan menjadi salah satu ukuran kedewasaan sebuah bangsa. Kekuatan negara bukan hanya terlihat dari kemampuan mempertahankan kepentingannya sendiri, tetapi juga dari keberanian menyuarakan keadilan ketika bangsa lain mengalami penindasan.
Keadilan Tidak Boleh Ditinggalkan
Islam menempatkan keadilan sebagai prinsip yang harus ditegakkan, termasuk ketika berhadapan dengan pihak yang tidak disukai.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُوْنُوْا قَوَّامِيْنَ لِلّٰهِ شُهَدَاۤءَ بِالْقِسْطِۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَاٰنُ قَوْمٍ عَلٰٓى اَلَّا تَعْدِلُوْاۗ اِعْدِلُوْاۗ هُوَ اَقْرَبُ لِلتَّقْوٰىۖ وَاتَّقُوا اللّٰهَۗ اِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْن
«“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”»
QS. Al-Ma’idah [5]: 8
Ayat tersebut memberikan prinsip bahwa keadilan tidak boleh bergantung pada kedekatan, kepentingan, ataupun kebencian terhadap suatu kelompok.
Karena itu, dukungan terhadap hak rakyat Palestina untuk memperoleh kehidupan yang aman, merdeka, dan bermartabat dapat ditempatkan dalam kerangka keadilan dan kemanusiaan, bukan kebencian terhadap bangsa atau agama tertentu.
Sikap tersebut juga perlu disertai komitmen untuk menjaga persatuan, menghindari kebencian berbasis identitas, serta mengedepankan penyelesaian yang berpijak pada keadilan.
DUKUNG OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment