Internasional
Home » Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata: Gaza Masih Dibunuh di Tengah Janji Perdamaian

Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata: Gaza Masih Dibunuh di Tengah Janji Perdamaian

Edisi Senin, 27 April 2026 | 10 Dzulqa’dah 1447 H

JAKARTA — Israel kembali melanggar perjanjian gencatan senjata untuk “kesekian ribu” kalinya. Di saat dunia berbicara tentang perdamaian, rekonstruksi, dan masa depan Gaza, kenyataan di lapangan justru menunjukkan wajah yang berbeda: warga sipil masih dibunuh, aparat keamanan lokal masih ditargetkan, dan Gaza masih hidup di bawah bayang-bayang serangan.

Dalam laporan yang diunggah Al Jazeera pada Jumat, 24 April 2026, sumber medis di Gaza menyebut pasukan Israel telah menewaskan 12 warga Palestina dalam serangan di berbagai wilayah Gaza.

Rinciannya cukup jelas.

Di Khan Younis, serangan Israel terhadap kendaraan polisi menewaskan 8 orang, termasuk 3 warga sipil yang berada di lokasi. Di Kota Gaza, serangan terpisah menewaskan 2 petugas polisi. Sementara di Beit Lahiya, Gaza utara, 2 orang lainnya tewas akibat pemboman sebuah rumah.

Saudi, Turkiye, Pakistan Tandatangani Pakta Pertahanan Makkah, Apa Itu?

Pada pekan yang sama, tepatnya Rabu sebelum serangan terbaru itu, serangan Israel juga dilaporkan menewaskan 5 orang, termasuk 3 anak-anak.

Data ini memperlihatkan bahwa gencatan senjata belum benar-benar menjadi perlindungan bagi rakyat Gaza. Ia mungkin menurunkan intensitas pemboman, tetapi tidak menghentikan kekerasan. Ia mungkin hadir dalam dokumen diplomatik, tetapi belum hadir sebagai rasa aman bagi warga sipil.

Kementerian Dalam Negeri Palestina menyerukan agar organisasi-organisasi internasional kembali memberi perhatian serius terhadap Gaza. Seruan ini muncul karena penargetan terhadap aparat kepolisian lokal dinilai bukan hanya membunuh individu, tetapi juga melemahkan upaya pemulihan keamanan di wilayah sipil.

Pages: 1 2 3 4 5

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *