Internasional

Israel Kembali Langgar Gencatan Senjata: Gaza Masih Dibunuh di Tengah Janji Perdamaian

Penutup Editorial

Gaza hari ini kembali menunjukkan bahwa kata “gencatan senjata” belum tentu berarti berhentinya pembunuhan. Dua belas warga Palestina tewas pada 24 April. Lima orang, termasuk tiga anak-anak, tewas pada pekan yang sama. Sejak gencatan senjata diumumkan, ratusan orang tetap terbunuh dan ribuan lainnya terluka.

Ini bukan sekadar pelanggaran teknis. Ini adalah kegagalan moral dari sistem internasional yang mengaku menjaga perdamaian, tetapi belum mampu menghentikan mesin kekerasan.

Jika dunia sungguh ingin berbicara tentang rekonstruksi Gaza, maka yang pertama harus dihentikan adalah pembunuhan. Jika dunia ingin membangun pemerintahan sipil di Gaza, maka aparat sipil tidak boleh dijadikan target. Jika dunia ingin BOP dipercaya, maka ia harus terlebih dahulu membuktikan bahwa ia mampu menjamin keselamatan rakyat Gaza.

Sebab perdamaian tidak bisa dibangun di atas reruntuhan yang masih dibombardir. Dan masa depan Gaza tidak bisa ditata ketika rumah sakitnya sendiri tidak lagi mampu menyelamatkan yang terluka.EDITORIAL UBN NEWSROOM

Saudi, Turkiye, Pakistan Tandatangani Pakta Pertahanan Makkah, Apa Itu?

Pages: 1 2 3 4 5

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *