UBN Newsroom (Jakarta) — Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Markas Besar TNI resmi mengumumkan rencana penerjunan 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II untuk melatih siswa di 178 titik Sekolah Rakyat (SR) di seluruh Indonesia. Program pembentukan karakter dan kedisiplinan yang dijadwalkan berlangsung selama sepekan pada awal Agustus 2026 ini menuai sorotan tajam dan gelombang kritik terkait potensi infiltrasi militer ke ranah sipil.
Detail Pelaksanaan dan Materi Pelatihan
Mabes TNI menegaskan bahwa program ini tidak melibatkan latihan fisik ekstrem ataupun penggunaan senjata. Sebanyak 5 orang taruna dan pengasuh akan ditempatkan di setiap sekolah untuk mengajarkan kedisiplinan harian sosiologis, seperti:
- Metode merapikan tempat tidur
- Menyetrika seragam
- Menyemir sepatu
- Penanaman nilai Pancasila
Langkah ini diambil pemerintah sebagai strategi instan untuk membenahi kemerosotan moralitas dan kedisiplinan generasi muda.

Comment