Hukum Nasional Pendidikan
Home » LIMA NYAWA DALAM LATSARMIL KOPDES MERAH PUTIH: Evaluasi Pelatihan Militer untuk Sipil Menguat

LIMA NYAWA DALAM LATSARMIL KOPDES MERAH PUTIH: Evaluasi Pelatihan Militer untuk Sipil Menguat

JAKARTA — 27 JUNI 2026 / 12 MUHARRAM 1448 H Jumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bertambah menjadi lima orang.

Peristiwa tragis ini terjadi sepanjang rangkaian pelatihan pada Juni 2026 di sejumlah lokasi pendidikan militer. Para peserta dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kondisi medis darurat. Insiden ini memicu evaluasi mendalam dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sekaligus membuka polemik publik mengenai relevansi pelatihan bernuansa militer bagi pengelola ekonomi rakyat.

Kronologi dan Penanganan Korban

Latsarmil merupakan bagian dari pembekalan program SPPI yang dirancang selama 45 hari di sejumlah satuan TNI. Materi latihan meliputi kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, integritas, wawasan kebangsaan, serta pelatihan manajerial.

Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah peserta mengalami kondisi kesehatan serius hingga merenggut nyawa:

BPJPH Terbitkan Aturan Sanksi Administratif, Perkuat Kepatuhan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal

Pages: 1 2 3 4

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *