PERSPEKTIF UBN NEWSROOM
EKONOMI HAJI DAN PEMBERDAYAAN UMAT
Belanja jemaah haji yang mencapai sekitar Rp4 triliun, sebagaimana disampaikan Menhaj dengan merujuk data BPS, memperlihatkan besarnya aktivitas ekonomi yang menyertai penyelenggaraan ibadah. Potensi tersebut dapat membuka kesempatan bagi UMKM untuk memperluas pasar, meningkatkan kapasitas produksi, dan mengembangkan usaha.
Namun, peluang ini perlu diimbangi dengan kesiapan dan tata kelola yang baik. Kualitas produk, harga yang kompetitif, kesinambungan pasokan, serta kemampuan memenuhi standar kebutuhan jemaah menjadi faktor penting agar UMKM daerah dapat terlibat secara berkelanjutan.
AMANAH MEMBANGUN KEMASLAHATAN EKONOMI
Dalam Islam, kegiatan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan keuntungan, tetapi juga dengan amanah, kejujuran, dan kemanfaatan bagi masyarakat. Pengembangan ekonomi haji dapat menjadi jalan untuk memperkuat usaha masyarakat apabila dijalankan secara adil dan bertanggung jawab.
Allah Ta’ala berfirman:
وَأَحَلَّ اللَّهُ الْبَيْعَ وَحَرَّمَ الرِّبَا
“Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.”
(QS. Al-Baqarah [2]: 275)
Ayat ini menegaskan bahwa perdagangan memiliki tempat dalam kehidupan umat dengan tetap mengikuti ketentuan yang ditetapkan Allah. Karena itu, peluang ekonomi dari penyelenggaraan haji perlu dikembangkan melalui kegiatan usaha yang halal, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Keberlangsungan dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom serta dukungan tanggap bencana dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom. Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment