Nasional
Home » MOI Desak Indonesia Pimpin Upaya Selamatkan Gaza, Ingatkan Amanah Membela Kaum Tertindas

MOI Desak Indonesia Pimpin Upaya Selamatkan Gaza, Ingatkan Amanah Membela Kaum Tertindas

Jakarta | UBNNewsroom.com–Majelis Ormas Islam (MOI) mendesak Pemerintah Republik Indonesia mengambil langkah nyata dengan tampil di garda terdepan dalam menggalang kekuatan internasional untuk menyelamatkan warga Gaza, Palestina.

Menurut MOI, pembantaian massal dan genosida oleh penjajah Zionis masih terus berlangsung meski narasi gencatan senjata telah bergulir sejak awal tahun.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Presidium MOI, KH Nazar Haris, saat Aksi Bela Palestina bertajuk “Gaza for Israel, Jika Kita Tetap Diam” di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Ahad (26/7/2026).

“Sejak awal perjanjian gencatan senjata tahun ini disepakati, pembunuhan massal terhadap rakyat Gaza kenyataannya masih terjadi setiap hari. Indonesia tidak boleh tinggal diam dan harus menjadi pimpinan di tingkat internasional untuk menyelamatkan Gaza,” ujar KH Nazar Haris.

Ia menilai klaim bahwa situasi di Gaza telah membaik tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.”Kita semua dibohongi oleh penjajah. Narasi yang dibangun seolah-olah situasi sudah aman pascagencatan senjata, padahal genosida masih terus berlangsung di depan mata kita,” katanya.

BPJPH Terbitkan Aturan Sanksi Administratif, Perkuat Kepatuhan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal

Nazar menjelaskan, kondisi tersebut mendorong lahirnya gerakan global #TheyLiedToYou sekitar tiga pekan lalu. Gerakan itu, kata dia, bertujuan meluruskan informasi yang dinilai menyesatkan mengenai kondisi Gaza sekaligus mengingatkan dunia bahwa penderitaan rakyat Palestina masih terus berlangsung.

Menurutnya, situasi kemanusiaan di Gaza justru semakin memburuk. Wilayah yang masih dapat dihuni warga Palestina terus menyusut hingga diperkirakan tinggal sekitar sepertiga dari luas semula.

Akibatnya, lebih dari 1,9 juta warga terpusat di kawasan yang sempit dengan akses perbatasan yang masih tertutup sehingga mereka berada dalam kondisi yang sangat rentan.

MOI juga mencatat dukungan masyarakat internasional terhadap Palestina terus menguat. Solidaritas itu, menurut Nazar, tampak dalam berbagai aksi dan pesan kemanusiaan yang muncul selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Di Indonesia, perhatian publik juga meningkat setelah penangkapan warga Palestina, Abdul Karim Raed Miqdad, pada 16 Juli 2026.

Desakan MOI disebut sejalan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto pada 23 Juli 2026 yang menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina merupakan prinsip politik luar negeri yang tidak dapat ditawar.

BPJS Kesehatan Tegaskan Hak Peserta JKN Usai Sorotan Kasus Pasien Menunggu Delapan Jam Ruang Rawat.

Nazar berharap kepedulian masyarakat tidak berhenti pada aksi solidaritas, tetapi menjadi kekuatan yang mendorong langkah konkret pemerintah dalam memperjuangkan keselamatan rakyat Palestina.

“Melalui aksi ini, kami berharap kepedulian masyarakat dapat terkonversi menjadi energi positif. Rakyat dan pemerintah harus terus berjalan bergandengan tangan untuk memperkuat komitmen Indonesia bagi Palestina,” ujarnya.

Dalam perspektif Islam, membela kaum yang tertindas merupakan bagian dari ajaran yang ditekankan Alquran. Allah SWT berfirman, “Mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan membela orang-orang yang lemah, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak…” (QS An-Nisa: 75).

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap mereka yang dizalimi bukan hanya persoalan politik dan diplomasi, tetapi juga merupakan tanggung jawab moral dan kemanusiaan.

Karena itu, MOI memandang dukungan terhadap Palestina perlu terus diwujudkan melalui diplomasi, bantuan kemanusiaan, serta penguatan solidaritas internasional, sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan dan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi keadilan serta perlindungan terhadap sesama manusia.*

KORPRI Siap Gelar MTQ VIII Tingkat Nasional, 103 Kafilah Ramaikan Sulawesi Selatan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *