JAKARTA | UBN Newsroom — Sabtu, 26 September 2026 M | 13 Rabiul Akhir 1448 Hijriah
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi aksi walk out delegasi Indonesia saat pemimpin Israel berpidato dalam Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Langkah tersebut dinilai sebagai wujud komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan bangsa Palestina dan menolak segala bentuk penjajahan di muka bumi.
Ketua MUI Bidang Fatwa, Prof. Dr. KH. M. Asrorun Niam Sholeh, MA, menyatakan momentum tersebut sangat tepat untuk mengonsolidasikan kekuatan serta mempertegas posisi Indonesia di tengah percaturan dunia.
MUI Apresiasi Sikap Delegasi Indonesia
Dalam pernyataan resminya, Jumat (25/9/2026), Kiai Asrorun Niam menegaskan bahwa aksi walk out merupakan bentuk nyata komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
“Ini sebagai wujud nyata dari komitmen Indonesia mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina dan juga menolak segala jenis penjajahan di atas bumi, termasuk penjajahan yang dilakukan oleh zionis Israel ke tanah Palestina,” tegas Kiai Asrorun Niam.
Menurut MUI, sikap tersebut mencerminkan konsistensi Indonesia dalam menolak penjajahan dan mendukung hak bangsa Palestina untuk merdeka.
Presiden Pekikkan Free, Free Palestine
Selain melalui forum PBB, komitmen kemerdekaan Palestina juga disuarakan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan 100 Tahun Pondok Modern Gontor.
Kiai Asrorun Niam menyoroti ketegasan Presiden yang memekikkan kalimat “Free, Free Palestine” di hadapan khalayak dan Duta Besar Palestina.
Sikap tersebut langsung direspons oleh Dubes Palestina dengan memberikan apresiasi berupa penyematan syal bertuliskan “Palestina Merdeka”.
MUI Serukan Aksi Nyata Boikot Produk
MUI menekankan bahwa semangat anti-penjajahan dan dukungan terhadap Palestina harus ditindaklanjuti melalui aksi nyata. Upaya tersebut tidak boleh hanya berhenti di tingkat pemerintah, tetapi juga perlu melibatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Salah satu langkah konkret yang didorong adalah kelanjutan gerakan boikot terhadap produk-produk asing yang terafiliasi dengan Zionisme.
“Kita bisa melakukan langkah-langkah nyata, termasuk boikot terhadap produk yang secara nyata memberikan dukungan terhadap aktivitas genosida yang dilakukan oleh Israel,” imbau Kiai Asrorun Niam.
Sebagai penutup, Ketua MUI Bidang Fatwa tersebut mengajak seluruh umat Islam dan masyarakat Indonesia untuk terus mendoakan bangsa Palestina. Ia berharap Allah SWT segera memberikan kemenangan dan kemerdekaan penuh bagi perjuangan rakyat Palestina.
Perspektif UBN Newsroom | Solidaritas dan Amanah Keadilan
Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina merupakan bagian dari kepedulian terhadap keadilan dan perlindungan hak-hak manusia. Dalam Islam, menegakkan keadilan merupakan amanah yang harus dijalankan tanpa membiarkan kebencian menghilangkan prinsip kebenaran.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya:
“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Ma’idah [5]: 8)
Ayat tersebut menegaskan bahwa perjuangan menegakkan keadilan tidak boleh terlepas dari prinsip keadilan itu sendiri. Solidaritas terhadap Palestina perlu diwujudkan melalui langkah yang bertanggung jawab, termasuk kepedulian kemanusiaan, dukungan terhadap kemerdekaan, dan pengawasan terhadap tindakan yang merugikan masyarakat sipil.
Dalam konteks gerakan boikot, masyarakat dapat menentukan pilihan konsumsi berdasarkan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Identifikasi produk dan afiliasi perusahaan perlu dilakukan secara cermat agar tindakan solidaritas tidak didasarkan pada informasi keliru atau tuduhan yang tidak terverifikasi.
Pada akhirnya, dukungan terhadap Palestina bukan sekadar pernyataan, melainkan amanah kemanusiaan yang menuntut konsistensi, kepedulian, dan keberpihakan pada keadilan.
Dukung Operasional Dakwah & Jurnalisme Peradaban
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Dukungan tanggap bencana gempa NTT dapat disalurkan melalui: BSI 6070111520 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.

Comment