PERSPEKTIF UBN NEWSROOM
SOLIDARITAS YANG HARUS MELAHIRKAN TINDAKAN
Pernyataan tegas mengenai Palestina mengingatkan bahwa solidaritas tidak cukup berhenti pada slogan atau ungkapan keprihatinan. Dukungan kepada rakyat Palestina perlu diwujudkan melalui langkah yang terarah, mulai dari bantuan kemanusiaan, penyampaian informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, tekanan diplomatik, hingga dukungan terhadap penegakan hukum internasional.
Pada saat yang sama, setiap langkah harus memperhitungkan keselamatan warga sipil dan konsekuensi kemanusiaannya. Tujuan menghentikan penindasan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan perlindungan terhadap orang-orang yang tidak terlibat dalam konflik.
AMANAH DALAM MEMPERJUANGKAN KEADILAN
Allah Ta’ala berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
(QS. Al-Ma’idah [5]: 8)
Ayat ini mengingatkan bahwa perjuangan menegakkan keadilan harus berjalan bersama sikap adil itu sendiri. Pembelaan terhadap rakyat Palestina perlu diarahkan pada perlindungan manusia, penghentian kekerasan, dan pemenuhan hak-hak mereka, tanpa mengabaikan keselamatan warga sipil mana pun.
CATATAN REDAKSI
Berita ini disusun berdasarkan unggahan media sosial Bulan Solidaritas Palestina serta pemberitaan resmi MUI dan DPR RI. Kutipan “Menghentikan Israel itu harus dengan militer” merujuk pada materi unggahan yang menampilkan Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim di Gedung DPR RI pada 1 November 2025.
Konteks mengenai pandangan Sudarnoto dilengkapi dengan pernyataan resmi MUI tentang intervensi kemanusiaan, tekanan diplomatik, dan gerakan BDS. Kutipan tersebut tidak ditafsirkan sebagai dukungan terhadap tindakan militer tanpa batas. Setiap penggunaan kekuatan tetap harus tunduk pada hukum internasional dan prinsip perlindungan warga sipil.
DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom serta dukungan tanggap bencana dapat disalurkan melalui:
BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment