Agama
Home » Resep Bahagia di Perantauan ala KH Bachtiar Nasir

Resep Bahagia di Perantauan ala KH Bachtiar Nasir

TOKYO (UBN Newsroom) – Di tengah hiruk-pikuk dan tingginya ritme kerja di salah satu kota tersibuk di dunia, para diaspora Indonesia di Jepang mendapatkan suntikan spiritual yang menyejukkan. KH Bachtiar Nasir (UBN) hadir di Masjid Indonesia Tokyo (MIT) untuk membedah akar kegelisahan batin dalam kajian bertajuk “Hati yang Lelah Karena Dunia.”

Dalam tausiyah Subuh yang khidmat pada Minggu (3/5), UBN menyoroti fenomena “lelah mental” yang kerap menghantui para perantau. Beliau menegaskan bahwa kelelahan yang sesungguhnya bukan terletak pada raga yang memeras keringat, melainkan pada hati yang mulai kehilangan sandaran kepada Sang Khaliq.

Bencana Merasa ‘Tidak Cukup’

KH Bachtiar Nasir memberikan pesan menohok bagi para pekerja migran. Menurutnya, terjebak dalam siklus kerja keras tanpa melibatkan Allah adalah sebuah kerugian besar.

“Bencana terbesarmu dengan semua pekerjaan dan gajimu—walaupun kamu sudah di Jepang—adalah jika kamu tidak merasa cukup bersama Allah. Itulah bencana yang membuat hatimu tidak pernah merasa istirahat,” tegas KH Bachtiar Nasir tersebut.

Lukman Hakim Saifuddin: Muktamar NU Harus Jaga Izzah, Hindari Politik Uang dan Voting

Beliau menjelaskan bahwa hati yang lelah adalah hati yang memikul beban rezeki di pundaknya sendiri, seolah-olah jaminan hidup keluarga sepenuhnya bergantung pada kekuatannya, bukan pada jaminan Allah Azza wa Jalla.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *