Agama

Resep Bahagia di Perantauan ala KH Bachtiar Nasir

Zikir Hasbiyallah: Delegasi Urusan kepada Allah

Sebagai solusi praktis, UBN mengajak jemaah untuk mendawamkan zikir Hasbiyallah (Cukuplah Allah bagiku) yang diambil dari penghujung Surat At-Taubah ayat 129.

KH Bachtiar Nasir menekankan bahwa zikir ini bukan sekadar bacaan lisan, melainkan sebuah deklarasi penyerahan diri. Dengan membaca zikir ini tujuh kali di waktu pagi dan sore, seorang hamba sejatinya sedang “mendelegasikan” segala kekhawatirannya kepada Pemilik Semesta.

“Allah-lah yang akan menjaga keluarga di tanah air, sementara kita bekerja di sini dengan hati yang tenang dan bermartabat,” tuturnya di hadapan puluhan jemaah yang hadir.

Ukhuwah Tanpa Sekat

Lukman Hakim Saifuddin: Muktamar NU Harus Jaga Izzah, Hindari Politik Uang dan Voting

Hangatnya suasana kajian tidak berhenti di mimbar. Usai sesi materi, pemandangan indah terlihat saat KH Bachtiar Nasir duduk lesehan di atas karpet masjid, membaur bersama para jemaah untuk menikmati sarapan sederhana.

Momen ini menjadi simbol bahwa di negeri orang, masjid adalah oase sekaligus ruang ta’awun (saling menolong). Kehadiran KH Bachtiar Nasir di Tokyo bukan sekadar memberikan ceramah, melainkan membawa pesan kuat tentang pentingnya menjaga koneksi dengan langit agar kaki tetap kokoh berpijak di bumi mana pun kita berada.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *