SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Internasional
Home » Qatar Serukan Kerangka Keamanan Teluk Bersama Iran

Qatar Serukan Kerangka Keamanan Teluk Bersama Iran

NEW YORK | UBN Newsroom — Senin, 9 Rabiul Akhir 1448 H / 21 September 2026 M.

Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani menyerukan pembentukan kerangka keamanan kawasan yang melibatkan negara-negara Teluk dan Iran.

Pernyataan itu disampaikan dalam Qatar Economic Forum: UNGA Special Edition di New York, Minggu (20/9/2026), yang digelar menjelang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Forum tersebut menghadirkan Sheikh Mohammed sebagai salah satu pembicara utama.

Ia menilai mekanisme tersebut diperlukan untuk memastikan tidak ada negara di kawasan yang menjadi ancaman bagi negara lainnya

Qatar Dorong Hubungan Baik dengan Iran

MUI Dorong Kesiapan Pelaksanaan Wajib Halal Oktober 2026

Sheikh Mohammed mengatakan Iran merupakan negara tetangga bagi negara-negara Teluk. Karena itu, menurutnya, kawasan perlu membangun hubungan yang baik antara Iran dan negara-negara Teluk melalui kerja sama regional yang bertanggung jawab.

“Kita harus bertindak bersama secara bertanggung jawab sebagai sebuah kawasan dan memastikan bahwa kita memiliki hubungan yang baik dengan Iran, dan Iran juga memiliki hubungan yang baik dengan negara-negara Teluk,” ujarnya dalam wawancara dengan Bloomberg yang dikutip Al Jazeera.

Ia berharap konflik yang sedang berlangsung menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk menyadari perlunya mekanisme keamanan regional tersebut.

“Kami berharap perang ini menjadi peringatan bagi semua pihak bahwa sudah waktunya hal tersebut diwujudkan,” katanya.

Qatar Dorong Stabilitas dan Jalur Diplomasi

Prof Sudarnoto Dorong OKI Tindak Lanjuti Resolusi PBB untuk Palestina

Dalam forum yang sama, Sheikh Mohammed menggambarkan krisis kawasan sebagai sebuah “gempa” yang dampaknya meluas hingga memengaruhi keamanan, rantai pasok, jalur pelayaran, dan energi. Pemerintah Qatar menyatakan tetap berupaya menjaga stabilitas kawasan melalui diplomasi dan membuka saluran komunikasi dengan berbagai pihak.

Laporan Bloomberg juga menyebut Qatar menjadi salah satu pihak yang berperan dalam komunikasi terkait konflik Amerika Serikat dan Iran. Sheikh Mohammed mengatakan pesan-pesan antara Washington dan Teheran terus disampaikan melalui jalur komunikasi yang tersedia.

Pernyataan tersebut menempatkan gagasan keamanan bersama sebagai bagian dari upaya Qatar mendorong stabilitas kawasan, dengan menekankan hubungan antara negara-negara Teluk dan Iran.

Perspektif UBN Newsroom | Menjaga Perdamaian dan Keadilan

Islam menempatkan perdamaian dan keadilan sebagai prinsip dalam hubungan antarmanusia dan antarkelompok. Upaya mencegah permusuhan serta menjaga keamanan masyarakat sejalan dengan perintah Allah SWT untuk berlaku adil.

Pemerintah Membatasi Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah Binaan Kemenag

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

(QS. Al-Ma’idah [5]: 8)

Dalam konteks ketegangan kawasan, prinsip tersebut mengingatkan bahwa keamanan tidak hanya menyangkut kekuatan dan kepentingan masing-masing negara, tetapi juga tanggung jawab untuk mencegah kezaliman dan menjaga keselamatan masyarakat.

Seruan Qatar untuk membangun kerangka keamanan bersama dengan Iran menjadi salah satu gagasan diplomatik yang muncul di tengah konflik dan ketidakpastian kawasan. Perkembangannya akan bergantung pada bagaimana negara-negara terkait membangun komunikasi, kepercayaan, dan mekanisme keamanan yang dapat diterima bersama.

Dukung Operasional Dakwah & Jurnalisme Peradaban

UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.

Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Dukungan tanggap bencana gempa NTT dapat disalurkan melalui: BSI 6070111520 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement