Advertisement
Internasional
Home » California Resmi Akui Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur

California Resmi Akui Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur

SACRAMENTO,UBN Newsroom— Rabu,18 Rabiul Akhir 1448 H/30 September 2026 M.

California resmi mengakui Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur negara bagian setelah Gubernur Gavin Newsom menandatangani Assembly Bill 2017.

Kebijakan tersebut menempatkan dua hari raya utama umat Islam dalam kalender resmi negara bagian, tetapi tidak otomatis membuat seluruh kantor pemerintah, pengadilan, sekolah, dan perusahaan tutup.

Newsom menandatangani AB 2017 pada Ahad (27/9/2026) bersama sejumlah rancangan undang-undang lain. Kantor Gubernur California Governor of California mencantumkan AB 2017 yang diajukan anggota Majelis Negara Bagian Matt Haney dengan keterangan “State holidays: Eid” dalam daftar legislasi yang ditandatangani hari itu.

Undang-undang tersebut memasukkan hari pertama bulan Syawal dalam kalender Islam, yakni Idul Fitri, serta 10 Dzulhijah atau Idul Adha ke dalam daftar hari libur negara bagian California. Ringkasan legislatif AB 2017 LegiScan menegaskan kedua hari raya itu dikecualikan dari kategori hari libur pengadilan sehingga pengadilan tidak otomatis tutup ketika Idul Fitri atau Idul Adha tiba.

Penggerebekan Ponpes Sukoharjo, Santriwati Diduga Diintimidasi

Pengakuan tersebut membuat California mengikuti langkah Washington yang lebih dahulu menetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai hari libur negara bagian pada April 2025. Pemerintah Negara Bagian Washington Washington State Governor’s Office ketika itu menyatakan Washington menjadi negara bagian pertama di AS yang mengakui kedua hari raya tersebut, meskipun kebijakannya tidak menjadikan Eid sebagai hari libur berbayar otomatis.

Dengan bergabungnya California, pengakuan terhadap dua hari raya Islam kini berlaku pada tingkat negara bagian di dua wilayah AS. Langkah tersebut sekaligus memperluas praktik yang sebelumnya telah diterapkan secara lokal di sejumlah kota dan distrik sekolah.

Di New York City, misalnya, sekolah negeri telah lama memasukkan Idul Fitri dan Idul Adha dalam kalender libur. Kalender resmi sekolah negeri New York web untuk tahun ajaran 2026-2027 menetapkan sekolah tutup pada Idul Fitri, 9 Maret 2027, dan Idul Adha, 17 Mei 2027.

Namun, konsekuensi hukum kebijakan California perlu dibedakan dari pengertian “hari libur nasional” yang lazim dipahami masyarakat Indonesia. AB 2017 tidak memerintahkan seluruh aktivitas pemerintahan dan ekonomi berhenti pada Idul Fitri maupun Idul Adha.

Sekolah negeri dan community college di California dapat memilih tutup untuk memperingati kedua hari raya itu melalui mekanisme dan kesepakatan ketenagakerjaan di tingkat lokal. Aturan tersebut juga memberi ruang bagi pegawai yang memenuhi ketentuan untuk menggunakan kredit hari libur atau bentuk cuti yang telah tersedia guna merayakan Eid.

Netanyahu Kehilangan Mayoritas, Qatar Terseret Tuduhan Intervensi Pemilu

Dengan demikian, undang-undang tersebut lebih tepat dipahami sebagai pengakuan resmi negara bagian sekaligus penyediaan mekanisme agar warga Muslim lebih mudah menjalankan hari rayanya. Kebijakan tersebut bukan pemberian satu hari tambahan cuti berbayar secara otomatis kepada seluruh pekerja California.

RUU tersebut diperkenalkan Matt Haney, anggota Majelis California dari San Francisco. Saat memperkenalkan rancangan itu pada Maret, Haney mengatakan California memiliki salah satu komunitas Muslim terbesar dan paling dinamis di AS sehingga tradisi mereka layak memperoleh pengakuan dan penghormatan.

Haney mengatakan pelajar Muslim semestinya tidak dipaksa memilih antara merayakan salah satu hari tersuci dalam agama mereka dan menghadiri sekolah. Menurut dia, pekerja juga tidak seharusnya merasa harus mengorbankan pelaksanaan keyakinannya untuk memenuhi kewajiban pekerjaan.

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement