SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekonomi

BURSA SAHAM SINGAPURA TERDAMPAK KETENTUAN EKSPOR SATU PINTU

Analisis Perspektif UBN NEWSROOM (Objektif & Berimbang)

UBN Newsroom memandang fenomena ekonomi ini dari dua sudut pandang hukum dan bisnis yang objektif:

1. Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Langkah Pemerintah RI memperketat aturan ekspor satu pintu dan DHE merupakan hak berdaulat yang sah. Kebijakan ini strategis agar arus uang (fiat) hasil pemanfaatan kekayaan alam nasional wajib masuk dan berputar di sistem perbankan domestik guna memperkuat fundamental ekonomi serta stabilitas nilai tukar Rupiah.

2. Legalitas Struktur Bisnis

Terhadap sentimen miring masyarakat, perlu diluruskan bahwa secara hukum bisnis internasional, memiliki konsesi perkebunan di Indonesia dan mendaftarkan induk perusahaan (holding) di Bursa Singapura adalah praktik yang legal dan sah.

3. Faktor Reaksi Investor

Penurunan harga saham ini bukan disebabkan karena perusahaan bangkrut atau melanggar hukum. Ini merupakan bentuk shock (reaksi kaget) dari investor global yang khawatir aturan baru tersebut akan:

  • Memperpanjang rantai birokrasi.
  • Memicu biaya penyesuaian (compliance cost) yang lebih tinggi.
  • Memengaruhi likuiditas arus kas perusahaan di luar negeri.

Kondisi Terkini

Menyikapi perkembangan regulasi ini, pihak manajemen dari First Resources, MP Evans Group, I Plantation, maupun Golden Agri-Resources secara terpisah menyatakan sikap menghormati kedaulatan hukum dan regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia.

Israel Hadapi Tekanan Baru, 12 Negara Siapkan Pembatasan Perdagangan Produk Permukiman

Manajemen berkomitmen untuk segera melakukan penyesuaian administratif agar seluruh operasional kebun hulu mereka di Indonesia tetap berjalan normal, legal, dan memberikan kontribusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pages: 1 2 3

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement