SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Internasional
Home » ​DELAPAN NEGARA MUSLIM KECAM ISRAEL: AKTIVIS GAZA DIPAKSA BERSUJUD

​DELAPAN NEGARA MUSLIM KECAM ISRAEL: AKTIVIS GAZA DIPAKSA BERSUJUD

​UBN Newsroom – Gelombang kecaman internasional terhadap Israel kembali menguat. Kali ini, delapan negara muslim secara bersama-sama mengecam tindakan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Kecaman keras ini muncul setelah beredarnya video yang memperlihatkan perlakuan terhadap para aktivis kemanusiaan global dari Global Summit Flotila yang ditangkap oleh militer Israel dalam perjalanan misi kemanusiaan menuju Gaza.

​Kronologi Peristiwa dan Kondisi Aktivis
​Insiden ini terungkap setelah Ben-Gvir mengunggah sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dirinya berada di dekat para aktivis yang ditangkap. Mengutip laporan Al Jazeera Arabic yang dipublikasikan beberapa jam lalu, para aktivis kemanusiaan tersebut terlihat dalam kondisi mata tertutup dan tangan terikat di belakang saat berada di Pelabuhan Asdod.

​Dalam penahanan tersebut, para aktivis dipaksa bersujud sebanyak dua atau tiga kali di hadapan manusia yang dinilai tidak bermoral. Peristiwa memilukan ini dikonfirmasi langsung oleh salah satu kader yang sempat ditahan; ia mendatangi pihak terkait setelah tadabur untuk melaporkan dan menceritakan apa yang terjadi. Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi tersebut akhirnya dibebaskan dan dipulangkan melalui Istanbul setelah sempat ditahan.

​Sikap Resmi dan Kecaman Diplomatik

​Merespons tindakan tersebut, pemerintah Qatar, Arab Saudi, Jordania, Uni Emirat Arab, Indonesia, Pakistan, Mesir, dan Turki mengeluarkan pernyataan bersama. Melalui Kementerian Luar Negeri Qatar, delapan negara tersebut menegaskan bahwa tindakan Israel merupakan perilaku yang mengerikan, merendahkan martabat manusia, dan tidak dapat diterima. Mereka juga menyatakan bahwa perbuatan tersebut adalah penghinaan yang memalukan terhadap martabat manusia serta pelanggaran jelas terhadap kewajiban Israel berdasarkan hukum internasional. Kecaman bersama ini menjadi salah satu respons diplomatik paling tegas yang muncul sejak insiden penahanan para aktivis kemanusiaan internasional yang bertujuan membawa bantuan bagi masyarakat Gaza yang masih menghadapi blokade dan krisis berkepanjangan.

Prof Sudarnoto Dorong OKI Tindak Lanjuti Resolusi PBB untuk Palestina

Pages: 1 2

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement