SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Palestina

SAAT MESIR MENCARI PERDAMAIAN, ISRAEL KEMBALI MENUMPAHKAN DARAH DI GAZA

PERSPEKTIF UBN NEWSROOM: Genosida di Tengah Kemunafikan Gencatan Senjata

UBN Newsroom menegaskan sebuah catatan kritis: di tengah semua hiruk-pikuk yang kita hadapi di dunia luar, jangan sampai kita lupa bahwa saudara-saudara kita di Gaza ternyata masih seperti semula—harus menghadapi pembantaian dan genosida.

Di mata UBN Newsroom, genosida ini nyata dan masih terus berlangsung di tengah apa yang disebut sebagai “kemunafikan gencatan senjata”.

Menurut sumber yang dikutip langsung oleh tim UBN Newsroom, Hamas telah menyampaikan kepada mediator internasional dari Mesir, Qatar, Turki, dan Board of Peace (BOP) bahwa penghentian serangan Israel merupakan syarat utama agar proses perdamaian dapat bergerak maju.

Namun, UBN Newsroom melemparkan pertanyaan tajam: Apakah Board of Peace sudah bisa menghentikan genosida ini? Fakta di lapangan yang berbicara. Hari ini pembantaian masih terus berlangsung. Perundingan tersebut memang diperkirakan masih akan berjalan selama beberapa hari ke depan, namun realitasnya menunjukkan kekerasan tidak mereda sedikit pun.

Data dan Fakta Kegagalan Gencatan Senjata (Sekat Oktober 2025)

UBN Newsroom menyoroti data empiris yang dihimpun Aljazirah, menunjukkan bahwa sejak Oktober 2025—ketika gencatan senjata diklaim mulai diberlakukan—genosida tetap berjalan dan BOP dinilai hanya bisa menonton.

70 Ribu Jamaah Shalat Jumat di Masjidil Aqsha di Tengah Pembatasan Ketat

Kategori Data AnalisisJumlah / Persentase Nyata
Warga Palestina Terbunuh± 947 jiwa (Hampir 1.000 warga tewas saat gencatan senjata diklaim berlaku)
Warga Palestina TerlukaLebih dari 2.900 orang
Wilayah Gaza yang Dikuasai Israel64% (Meningkat dari 53% yang sebelumnya dibahas dalam kerangka gencatan senjata)

UBN Newsroom mencatat bahwa bangunan apartemen, pasar, kendaraan sipil, hingga kafe-kafe umum dilaporkan masih terus menjadi sasaran serangan. Banyak keluarga Palestina bahkan menerima perintah pengosongan rumah hanya beberapa menit sebelum bangunan mereka dibombardir.

Perluasan wilayah 64% oleh militer Israel tersebut diikuti dengan perpindahan paksa warga sipil Palestina serta penghancuran berbagai bangunan yang masih tersisa.

Catatan Redaksi UBN:

Inilah fakta yang sangat menyedihkan di tengah “kedamaian” yang digungkan. Board of Peace yang didirikan dengan narasi untuk menghentikan genosida, ternyata pada kenyatannya masih belum bisa bergerak apa pun seperti yang diharapkan.

Seni Jadi Ruang Pulih bagi Penyintas Muda Gaza dari Trauma Perang

Pages: 1 2 3 4

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement