SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Palestina

SAAT MESIR MENCARI PERDAMAIAN, ISRAEL KEMBALI MENUMPAHKAN DARAH DI GAZA

Analisis UBN NEWSROOM: Menggugat Nilai Diplomasi & Standar Ganda Dunia

Berapa banyak lagi darah yang harus tumpah untuk disebut sebagai sebuah pelanggaran?

UBN Newsroom melihat ada satu pertanyaan yang semakin sulit dijawab oleh dunia internasional hari ini: Jika hampir 1.000 warga Palestina terbunuh selama masa yang disebut sebagai gencatan senjata, maka apa sebenarnya makna dari gencatan senjata itu sendiri?

  • Bukankah tujuan utama gencatan senjata adalah menghentikan pembunuhan?
  • Bukankah tujuan utama perdamaian adalah melindungi nyawa manusia?
  • Bukankah tujuan utama diplomasi adalah mencegah pertumpahan darah?

UBN Newsroom menilai terjadi anomali besar: perundingan berlangsung, pernyataan diplomatik dikeluarkan, pertemuan internasional terus digelar, tetapi warga sipil Palestina di lapangan masih terus meninggal dunia. Dunia terlalu sering mengutuk, namun terlalu jarang bertindak.

Selama bertahun-tahun, dunia telah mendengar kecaman, keprihatinan, pernyataan keras, seruan damai, dan berbagai resolusi internasional. Namun rakyat Gaza tetap menghadapi bom, pengusiran, blokade, kelaparan, dan kehilangan anggota keluarga.

UBN Newsroom menegaskan bahwa jika semua kecaman itu tidak mampu menghentikan pembunuhan, maka kecaman tersebut kehilangan nilainya. Karena keadilan sejati tidak diukur dari banyaknya pidato, melainkan dari kemampuan nyata menghentikan kezaliman.

70 Ribu Jamaah Shalat Jumat di Masjidil Aqsha di Tengah Pembatasan Ketat

Tragedi Gaza mengajarkan kepada kita bahwa keadilan dunia tidak selalu netral. UBN Newsroom menyoroti standar ganda ini: ketika tragedi terjadi di tempat tertentu, dunia bergerak sangat cepat. Namun ketika tragedi menimpa Palestina, respons sering kali jauh lebih lambat.

Hal inilah yang membuat masyarakat dunia mulai mempertanyakan konsistensi sistem internasional dalam menegakkan hak asasi manusia. Nilai kemanusiaan seharusnya tidak mengenal ras, agama, maupun kebangsaan. Nyawa anak Palestina seharusnya memiliki nilai yang sama dengan nyawa manusia di mana pun.

Pages: 1 2 3 4

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement