SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Olahraga

USAI SPANYOL JUARA DUNIA, BENDERA ISRAEL DIINJAK DAN DILINDAS DI JALANAN

 LAMINE YAMAL TIDAK MALU MENUNJUKKAN KEISLAMANNYA

Meningkatnya keberanian menyuarakan Palestina di sekitar kemenangan Spanyol juga hadir di tengah besarnya perhatian publik terhadap Lamine Yamal.

Pemain muda berdarah Maroko itu tidak hanya menjadi sorotan karena penampilannya di lapangan, tetapi juga karena konsistensinya menunjukkan identitas sebagai seorang Muslim. Setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia, Yamal terlihat berlutut dan memanjatkan doa syukur kepada Allah di tengah perayaan rekan-rekan setimnya.

Gestur tersebut tersebar luas di media sosial dan mendapat respons positif dari masyarakat Muslim di berbagai negara. Pada saat dunia sedang menyoroti keberhasilan dan namanya, Yamal tidak malu memperlihatkan bahwa kemenangan harus dikembalikan kepada Allah.

Keberanian Yamal menunjukkan identitas keislamannya serta sikap terbukanya terhadap Palestina menjadi contoh bahwa seorang atlet tidak harus menyembunyikan iman dan kepeduliannya ketika berada di bawah sorotan dunia.

Meski tidak dapat disimpulkan bahwa seluruh dukungan publik Spanyol kepada Palestina muncul sebagai akibat langsung dari pengaruh Yamal, keberaniannya ikut memperlihatkan suasana baru: identitas Islam dan solidaritas kepada Palestina tidak lagi mudah disingkirkan dari ruang publi

El Clásico Indonesia: Persija Tekuk Persib 2-1 di GBK, Pengamanan Dikawal 17.800 Personel

DUKUNGAN KEPADA PALESTINA SEMAKIN TERBUKA

Dalam beberapa tahun terakhir, figur publik kerap menghadapi tekanan ketika menyuarakan dukungan kepada Palestina. Kekhawatiran kehilangan pekerjaan, kontrak, sponsor, atau penerimaan industri membuat banyak pihak memilih diam.

Namun, keadaan tersebut mulai berubah.

Bendera Palestina semakin sering terlihat dalam pertandingan olahraga, festival film, konser, kampus, dan berbagai ruang publik internasional. Dukungan juga tidak hanya datang dari umat Islam, tetapi dari seniman, atlet, akademisi, aktivis, serta masyarakat lintas agama dan kebangsaan.

Pernyataan Javier Bardem dan berbagai ekspresi yang muncul dalam perayaan kemenangan Spanyol memperlihatkan bahwa Palestina tetap hidup dalam kesadaran publik dunia.

Perubahan opini publik tersebut memang belum menghentikan penderitaan rakyat Palestina. Namun, keberanian untuk berbicara merupakan bagian penting dalam mencegah kezaliman dinormalisasi dan penderitaan para korban dilupakan.

Duel Rivalitas Persija-Persib Kembali Ke GBK Setelah Tujuh Tahun, Rekayasa Lalin Disiapkan

Pages: 1 2 3 4 5

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement