SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional Pendidikan
Home » Prabowo Resmikan Fakultas Kedokteran di Puncak 100 Tahun Gontor

Prabowo Resmikan Fakultas Kedokteran di Puncak 100 Tahun Gontor

JAKARTA, UBN NEWSROOM — Sabtu, 7 Rabiul Akhir 1448 H / 19 September 2026 M.

PONOROGO — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Presiden juga diagendakan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan dua agenda Presiden tersebut. Saat dikonfirmasi ANTARA melalui pesan singkat pada Sabtu, Teddy menjawab, “Betul.”

AGENDA KUNJUNGAN PRESIDEN KE GONTOR

Presiden bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan kepala daerah dijadwalkan tiba di Jawa Timur melalui Lanud Iswahjudi, Magetan. Dari pangkalan TNI Angkatan Udara tersebut, rombongan Presiden direncanakan melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter menuju kampus UNIDA Gontor di Ponorogo.

MUI Dorong Kesiapan Pelaksanaan Wajib Halal Oktober 2026

Koordinasi kedatangan Presiden telah dipersiapkan beberapa hari sebelumnya. Panitia 100 Tahun Gontor berkoordinasi dengan Lanud Iswahjudi mengenai pendaratan helikopter, pengamanan penerbangan VVIP, serta penyambutan Kepala Negara.

Setelah meresmikan Fakultas Kedokteran, Prabowo dijadwalkan menuju kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak. Di sana, Presiden akan mengikuti Resepsi Kesyukuran yang menjadi agenda utama rangkaian puncak peringatan satu abad pesantren tersebut.

SAMBUTAN PIMPINAN GONTOR DAN WAKIL GRAND SYAIKH AL AZHAR

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal dijadwalkan menyampaikan sambutan selamat datang kepada Presiden dan para undangan. Wakil Grand Syaikh Al Azhar Mesir Mohamed Abdelrahman Eldeweny juga diagendakan berbicara mengenai hubungan pendidikan dan keilmuan antara Gontor dan Mesir yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Prabowo selanjutnya dijadwalkan berpidato di hadapan anggota Badan Wakaf Pondok Modern Gontor, pimpinan dan dewan guru, santri, alumni, serta tamu dari dalam dan luar negeri. Agenda Presiden di Gontor direncanakan ditutup dengan sesi foto bersama dewan guru dan santri sebelum rombongan kembali ke Jakarta.

Prof Sudarnoto Dorong OKI Tindak Lanjuti Resolusi PBB untuk Palestina

PULUHAN RIBU ALUMNI HADIR

Kunjungan Presiden berlangsung sehari setelah puluhan ribu santri dan alumni memenuhi kompleks Gontor untuk mengikuti khataman Alquran dan sujud syukur pada Jumat (18/9/2026). Ketua Pelaksana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor Riza Azhari mengatakan sekitar 20 ribu alumni telah hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk alumni dari berbagai daerah dan luar negeri.

Jumlah itu jauh melampaui perkiraan awal panitia. ANTARA pada Jumat, 18 September 2026, melaporkan panitia semula memperkirakan sekitar 3.000 alumni mengikuti rangkaian kegiatan, tetapi arus kedatangan terus bertambah hingga mencapai puluhan ribu orang.

Panitia sebelumnya juga menyiapkan 8.776 undangan untuk rangkaian puncak peringatan yang berlangsung pada 18-20 September. Persiapan mencakup pembagian tugas, pengaturan lokasi peserta, alur kegiatan, hingga koordinasi teknis bagi para tamu yang datang ke Ponorogo.

Rangkaian puncak dimulai pada Jumat dengan Khatmul Qur’an dan sujud syukur. Sabtu menjadi hari Resepsi Kesyukuran, sedangkan Ahad (20/9/2026) dijadwalkan menjadi puncak pertemuan alumni melalui Reuni Akbar lintas angkatan.

Pemerintah Membatasi Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah Binaan Kemenag

SYIAR, KHIDMAT, DAN LEGACY GONTOR

Peringatan 100 tahun sendiri tidak hanya diarahkan sebagai seremoni ulang tahun. Panitia membagi rangkaian satu abad Gontor dalam tiga kerangka besar, yakni syiar, khidmat, dan legacy atau warisan, sebagai bagian dari refleksi perjalanan pondok sekaligus persiapan memasuki abad kedua.

FAKULTAS KEDOKTERAN MENUJU ABAD KEDUA

Salah satu warisan yang menjadi perhatian adalah Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor. Fakultas tersebut sebenarnya telah berdiri sejak 3 November 2023 dan menerima 50 mahasiswa pada angkatan pertamanya, sehingga agenda Presiden pada Sabtu merupakan peresmian dalam rangkaian momentum satu abad Gontor, bukan awal kegiatan akademiknya.

Fakultas Kedokteran menjadi salah satu proyek pendidikan yang ditempatkan Gontor sebagai legasi menuju abad kedua. Publikasi resmi Gontor menyebut pendirian fakultas tersebut dilalui setelah proses persiapan, penilaian kelayakan, serta perizinan sesuai ketentuan pendidikan tinggi dan kesehatan.

Langkah itu memperluas spektrum pendidikan Gontor dari pendidikan pesantren dan ilmu-ilmu keislaman menuju bidang kesehatan. UNIDA menyatakan Fakultas Kedokterannya diarahkan untuk mencetak dokter Muslim dengan karakter dan nilai pendidikan pesantren.

MUSHAF AL-QUR’AN GONTOR SEBAGAI LEGASI

Momentum satu abad juga ditandai dengan peluncuran Mushaf Al-Qur’an Gontor yang ditulis langsung oleh santri dan guru. Menurut Gontor, proyek penulisan mushaf dimulai sejak 2023, berlangsung hampir tiga tahun, dan telah melewati proses tashih sebelum disiapkan untuk diluncurkan pada puncak peringatan 19 September.

Wakil Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor Khoirul Umam mengatakan penulisan mushaf tersebut berkaitan dengan tradisi kaligrafi yang selama ini menjadi bagian dari pendidikan di Gontor. Pihak pondok menempatkannya sebagai salah satu legasi nonfisik yang dibawa memasuki abad kedua.

DIMENSI INTERNASIONAL PERINGATAN SEABAD

Resepsi juga mempunyai dimensi internasional. Panitia mengundang perwakilan negara sahabat, tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, tokoh agama, dan pimpinan pesantren, sementara kehadiran Wakil Grand Syaikh Al Azhar memperlihatkan salah satu jaringan keilmuan luar negeri yang dibangun Gontor.

SEABAD PERJALANAN PENDIDIKAN GONTOR

Bagi Gontor, tanggal 2026 mempunyai arti khusus karena menandai satu abad sejak Pondok Modern Darussalam Gontor memulai fase pembaruannya pada 1926. Perjalanan tersebut kemudian berkembang dari sistem pendidikan pesantren menjadi jaringan pendidikan yang juga mencakup perguruan tinggi melalui UNIDA Gontor.

Kehadiran puluhan ribu alumni dalam rangkaian puncak memperlihatkan luasnya jejaring yang terbentuk selama perjalanan tersebut. Sebagian alumni bahkan datang dari luar negeri dan pondok-pondok pesantren alumni untuk mengikuti khataman Alquran, sujud syukur, resepsi, dan reuni.

Rangkaian satu abad itu pada akhirnya mempertemukan dua agenda dalam satu momentum: melihat kembali perjalanan pendidikan Gontor selama seratus tahun dan menandai arah pengembangan berikutnya. Peresmian Fakultas Kedokteran UNIDA menjadi salah satu simbol paling konkret dari arah tersebut.

PERSPEKTIF UBN NEWSROOM

PENDIDIKAN SEBAGAI AMANAH LINTAS GENERASI

Satu abad perjalanan Gontor memperlihatkan bahwa keberlanjutan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga dengan kemampuan meneruskan nilai, ilmu, kaderisasi, dan pengabdian kepada generasi berikutnya.

Pengembangan pendidikan dari pesantren menuju perguruan tinggi dan bidang kesehatan menjadi bagian dari dinamika sebuah lembaga dalam menghadapi kebutuhan zaman. Pada saat yang sama, pengembangan tersebut membawa tanggung jawab untuk menjaga karakter pendidikan yang menjadi fondasinya.

Allah Ta’ala berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

(QS. Al-Mujadilah [58]: 11)

ILMU, PENGABDIAN, DAN PERADABAN

Pendidikan yang diwariskan lintas generasi pada akhirnya tidak berhenti pada proses pembelajaran di ruang kelas. Ilmu juga dituntut untuk melahirkan pengabdian dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Memasuki abad kedua, perjalanan Gontor akan terus berhadapan dengan perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat yang berkembang. Di tengah perubahan tersebut, kesinambungan nilai pendidikan, pengelolaan wakaf, kaderisasi, dan pengabdian menjadi bagian penting dalam menjaga arah perjalanan sebuah lembaga.

DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN

UBN Newsroom hadir sebagai bagian dari ikhtiar dakwah dan jurnalisme peradaban untuk menyampaikan informasi yang teruji, mencerdaskan umat, serta menghadirkan perspektif Islam dalam membaca berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan dunia.

Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Setiap dukungan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga keberlanjutan produksi konten, peliputan, riset, verifikasi informasi, dan penyebaran narasi yang membawa kemaslahatan bagi umat.

Dukungan operasional dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.

Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement