SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Home » Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Gontor, Puluhan Ribu Alumni Padati Ponorogo

Prabowo Hadiri Syukuran 100 Tahun Gontor, Puluhan Ribu Alumni Padati Ponorogo

JAKARTA, UBN NEWSROOM — Sabtu, 7 Rabiul Akhir 1448 H / 19 September 2026 M.

Seabad Gontor mempertemukan sejarah, alumni, negara, dan masa depan pendidikan.

PONOROGO — Presiden Prabowo Subianto menghadiri rangkaian Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu, 19 September 2026. Kehadiran Kepala Negara berlangsung di tengah berkumpulnya puluhan ribu keluarga besar Gontor, termasuk sekitar 20 ribu alumni yang datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Prabowo menuju Ponorogo dalam rangka kunjungan kerja yang juga mencakup agenda di Universitas Darussalam Gontor. Rencana resmi kunjungan menyebut Presiden menuju kawasan UNIDA Gontor menggunakan helikopter setelah terlebih dahulu tiba di Lanud Iswahjudi, Magetan. Dari kampus universitas yang tumbuh dari amanat wakaf Gontor tersebut, rangkaian perjalanan dilanjutkan menuju kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor di Desa Gontor, Kecamatan Mlarak.

INFRASTRUKTUR DAN PERSIAPAN KUNJUNGAN

MUI Dorong Kesiapan Pelaksanaan Wajib Halal Oktober 2026

Sejumlah ruas jalan di Ponorogo juga telah diperbaiki menjelang rangkaian peringatan satu abad Gontor. Jalan Basuki Rahmad, Gajah Mada, hingga ruas Ngabar-Jabung termasuk ruas yang pembangunannya dipercepat. Sekretaris Daerah Ponorogo Agus Sugiarto menegaskan perbaikan itu bukan dilakukan khusus karena rencana kedatangan Presiden, melainkan telah masuk dalam APBD 2026 dan merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur daerah.

Persiapan pengamanan dilakukan secara intensif menjelang kedatangan Presiden. Panitia Gontor telah berkoordinasi dengan TNI, Polri, Paspampres, dan Lanud Iswahjudi, termasuk mengenai pendaratan helikopter dan pengamanan penerbangan VVIP. Panitia sebelumnya menyiapkan dua opsi lokasi pendaratan, yakni Alun-Alun Ponorogo dan lapangan di depan Gedung Terpadu UNIDA Gontor, serta lokasi helikopter pendamping di lapangan sepak bola kampus.

PULUHAN RIBU ALUMNI HADIRI PUNCAK SEABAD GONTOR

Kehadiran puluhan ribu alumni sebenarnya telah terlihat sejak Jumat, 18 September 2026. Mereka mengikuti khataman Alquran dan sujud syukur bersama santri serta keluarga besar pondok sebagai pembuka rangkaian puncak satu abad Gontor. Ketua Pelaksana Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor Riza Azhari mengatakan jumlah alumni yang datang melampaui perkiraan awal dan mencapai sekitar 20 ribu orang.

Puncak peringatan satu abad Gontor berlangsung selama tiga hari, 18 hingga 20 September 2026. Setelah khataman Alquran dan sujud syukur pada Jumat, agenda dilanjutkan dengan Resepsi Kesyukuran pada Sabtu serta Reuni Akbar pada Ahad yang mempertemukan alumni lintas generasi dari berbagai daerah dan negara.

Prof Sudarnoto Dorong OKI Tindak Lanjuti Resolusi PBB untuk Palestina

PRESIDEN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI GONTOR

Kunjungan Prabowo juga dikaitkan dengan pengembangan pendidikan tinggi di lingkungan Gontor. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membenarkan Presiden dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor sebelum mengikuti resepsi utama di kampus pusat. Agenda tersebut menjadi salah satu penanda Gontor memasuki abad kedua dengan memperluas bidang pengabdiannya dari pendidikan pesantren hingga pendidikan kedokteran.

TAMU NASIONAL DAN INTERNASIONAL

Peringatan 100 tahun juga dihadiri tamu nasional dan internasional. Panitia sebelumnya mencatat 8.776 undangan kategori VIP dan VVIP serta mengonfirmasi kehadiran perwakilan sejumlah negara sahabat. Sebanyak 15 duta besar dijadwalkan hadir, antara lain dari Kuwait, Mesir, Palestina, Turki, Qatar, Yordania, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Azerbaijan.

SEABAD GONTOR DAN LANGKAH MENUJU ABAD KEDUA

Pemerintah Membatasi Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah Binaan Kemenag

Bagi Gontor, peringatan seabad bukan semata perayaan usia sebuah lembaga pendidikan. Pesantren yang memulai Gontor Baru pada 1926 itu menjadikan momentum satu abad sebagai titik untuk membaca kembali perjalanan pendidikan, kaderisasi, dan wakaf yang dibangun para pendirinya, sekaligus menatap pengabdian pada abad kedua.

Berkumpulnya puluhan ribu alumni dan hadirnya Kepala Negara membuat syukuran di sebuah desa di Ponorogo itu berubah menjadi pertemuan besar antara sejarah pesantren, jejaring alumninya, dan kehidupan kebangsaan Indonesia.

PERSPEKTIF UBN NEWSROOM

PENDIDIKAN YANG MELAMPAUI GENERASI

Seratus tahun sebuah lembaga pendidikan bukan hanya tentang lamanya sebuah institusi bertahan. Ia juga menjadi momentum untuk melihat bagaimana ilmu, nilai, kaderisasi, dan amanah pendidikan diteruskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.

Gontor memasuki abad kedua dengan membawa warisan pendidikan pesantren sekaligus mengembangkan bidang pendidikan tinggi. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan membutuhkan kesinambungan antara nilai yang dijaga dan ikhtiar menghadapi perubahan zaman.

Allah Ta’ala berfirman:

يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”

(QS. Al-Mujadilah [58]: 11)

AMANAH PENDIDIKAN DAN PENGABDIAN

Pendidikan pada akhirnya bukan hanya persoalan membangun gedung, membuka program studi, atau memperluas jaringan lembaga. Yang lebih penting adalah memastikan ilmu melahirkan manusia yang memiliki tanggung jawab dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Momentum satu abad Gontor menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan tersebut: bagaimana pesantren, alumni, guru, santri, dan lembaga pendidikan dapat terus menjaga amanah sambil menghadapi tuntutan zaman yang berubah.

Abad kedua akan membawa tantangan baru. Namun, keberlanjutan pendidikan tetap bertumpu pada kemampuan menjaga nilai, membentuk kader, dan mengarahkan ilmu untuk pengabdian.

DUKUNGAN OPERASIONAL DAKWAH & JURNALISME PERADABAN

UBN Newsroom hadir sebagai bagian dari ikhtiar dakwah dan jurnalisme peradaban untuk menyampaikan informasi yang teruji, mencerdaskan umat, serta menghadirkan perspektif Islam dalam membaca berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan dunia.

Keberlangsungan kerja dakwah dan jurnalisme membutuhkan dukungan bersama. Setiap dukungan yang diberikan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menjaga keberlanjutan produksi konten, peliputan, riset, verifikasi informasi, dan penyebaran narasi yang membawa kemaslahatan bagi umat.

Dukungan operasional dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.

Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement