SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasional
Home » 2.768 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Perkirakan Meluruh 3–4 Pekan

2.768 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Perkirakan Meluruh 3–4 Pekan

NTT | UBN Newsroom — Rabu, 6 Rabiulawal 1448 H / 19 Agustus 2026 M.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 2.768 kali gempa susulan mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa utama bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Kepala BMKG Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., IPU mengatakan, data tersebut tercatat hingga Rabu (19/8) pukul 05.00 WITA. Dari ribuan gempa susulan itu, magnitudo terbesar mencapai 6,2 dan terkecil 1,1.

Sebanyak 24 gempa susulan bermagnitudo di atas 5,0, sementara 81 gempa dirasakan langsung oleh masyarakat.

BMKG: Gempa Susulan Akan Berangsur Meluruh

MUI Dorong Kesiapan Pelaksanaan Wajib Halal Oktober 2026

Teuku Faisal menjelaskan, aktivitas gempa susulan menunjukkan tren peluruhan. Karena gempa utama memiliki kekuatan besar, proses tersebut diperkirakan berlangsung lebih panjang.

“Diperkirakan dalam tiga sampai empat minggu, nanti gempa akan meluruh hingga kondisi akan kembali dalam keadaan normal,” ujar Teuku Faisal.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik. BMKG, kata dia, terus memantau aktivitas gempa dan mendampingi masyarakat di berbagai wilayah terdampak.

Masyarakat juga dapat mengakses informasi mengenai aktivitas gempa susulan melalui berbagai fasilitas publik, termasuk hotel, kantor pemerintah, dan pusat aktivitas masyarakat.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Prof Sudarnoto Dorong OKI Tindak Lanjuti Resolusi PBB untuk Palestina

BMKG menegaskan bahwa gempa susulan merupakan bagian dari proses alam setelah gempa utama berkekuatan besar. Aktivitas tersebut akan berkurang secara bertahap hingga kembali menuju kondisi normal.

Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada, mengikuti informasi resmi BMKG, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Perspektif UBN Newsroom

Menjaga Ketenangan di Tengah Bencana

Ribuan gempa susulan di NTT menunjukkan bahwa fase tanggap darurat belum sepenuhnya berakhir. Selain kebutuhan pangan, kesehatan, tempat tinggal, dan pemulihan infrastruktur, masyarakat juga membutuhkan informasi yang akurat agar tidak terjebak kepanikan.

Pemerintah Membatasi Penggunaan Gawai di Lingkungan Sekolah Binaan Kemenag

Dalam situasi bencana, informasi merupakan bagian dari perlindungan masyarakat. Data ilmiah yang disampaikan secara terbuka dapat membantu warga memahami kondisi dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Karena itu, sinergi antara BMKG, pemerintah, relawan, media, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan informasi kebencanaan dapat diterima secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab.

Sabar, Ikhtiar, dan Menjaga Keselamatan

Islam mengajarkan manusia untuk menghadapi musibah dengan kesabaran sekaligus melakukan ikhtiar untuk menjaga keselamatan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

«ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ ۝ أُو۟لَٰٓئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَٰتٌ مِّن رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُهْتَدُونَ»

«“(Yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata, ‘Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali.’ Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”»

QS. Al-Baqarah [2]: 156–157

Kesabaran dalam menghadapi bencana tidak berarti mengabaikan ikhtiar. Mengikuti informasi resmi, menjauhi bangunan yang berisiko, mempersiapkan kebutuhan darurat, dan menjaga keselamatan diri maupun keluarga merupakan bagian dari ikhtiar yang harus dilakukan.

Dukungan Dakwah & Jurnalisme Peradaban

UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang merekam ikhtiar umat dan bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan, termasuk bencana kemanusiaan.

Dukungan terhadap operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat menjadi bagian dari ikhtiar menjaga keberlanjutan kerja informasi yang menghadirkan kebenaran yang teruji dan narasi yang berakar pada wahyu.

Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom dapat disalurkan melalui:

BSI 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam

Ikuti UBN Newsroom untuk mendapatkan informasi dan analisis strategis mengenai umat, bangsa, kemanusiaan, kebijakan publik, dan peradaban.

UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Advertisement
× Advertisement