SURABAYA, UBN NEWSROOM — Senin, 15 Jumadilawal 1448 H / 26 Oktober 2026 M.
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Oktober 2026 di Hotel Shangri-La, Surabaya, Jawa Timur. Forum ini diarahkan untuk memperkuat jaringan usaha saudagar Muslim, memperluas peluang kemitraan, serta mendorong pengembangan ekonomi berbasis potensi nasional.
Rakornas dan Kolaborasi Bisnis Antarwilayah
Rangkaian kegiatan bertajuk KIBAR ISMI EXPO & RAKORNAS 2026 menggabungkan koordinasi organisasi, pameran, lokakarya, dan kolaborasi bisnis antarwilayah. Berdasarkan informasi penyelenggara, kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, akademisi, komunitas, dan mitra strategis guna membuka peluang kerja sama yang lebih konkret.
Delegasi Sulawesi Selatan diharapkan memanfaatkan forum tersebut untuk memperluas jejaring, menjajaki kemitraan, dan membuka akses pasar bagi pelaku usaha daerah. Namun, rincian jumlah delegasi, nama peserta, serta peluang transaksi yang telah disepakati belum tercantum dalam sumber yang ditelusuri.
Hilirisasi Jadi Fokus Pengembangan Usaha
Salah satu fokus utama kegiatan adalah hilirisasi pangan dan penguatan industri nasional. Agenda ini mencakup pengembangan rantai nilai komoditas, peningkatan nilai tambah produk, akses pembiayaan, digitalisasi usaha, serta perluasan pasar domestik dan ekspor.
Melalui sesi business matching, para peserta dapat menjajaki hubungan bisnis antara pemilik komoditas, industri pengolahan, calon pembeli, dan mitra pembiayaan. Pendekatan tersebut diharapkan membantu menghubungkan potensi daerah dengan kebutuhan pasar dan peluang investasi.
Jejaring Saudagar untuk Ekonomi Daerah
ISMI merupakan organisasi yang menghimpun pengusaha dan profesional Muslim dari berbagai sektor di Indonesia. Organisasi ini mengembangkan kolaborasi melalui forum bisnis, pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, dan kemitraan lintas sektor.
Di Sulawesi Selatan, penguatan kolaborasi saudagar Muslim juga pernah didorong melalui agenda organisasi dan pembahasan kerja sama dengan pemerintah daerah. Pada 2025, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengajak ISMI berkolaborasi untuk mendorong perekonomian daerah, termasuk dalam isu kedaulatan pangan.
Dengan demikian, Rakornas 2026 menjadi kesempatan bagi delegasi daerah untuk mempertemukan potensi usaha lokal dengan jaringan bisnis nasional. Dampak nyatanya akan bergantung pada tindak lanjut kemitraan, kesepakatan bisnis, dan program yang dijalankan setelah forum berakhir.

Comment