MANGGARAI | UBN Newsroom — Kamis, 21 Rabiul Awal 1448 H / 3 September 2026 M.
AQL Humanity bersama tim medis Zaimah menggelar layanan kesehatan gratis dan menyalurkan bantuan pangan bagi penyintas gempa bermagnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Tempode, Desa Salama, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai.
Ketua AQL Humanity, Ustaz Firman Fabi, mengatakan layanan kesehatan diberikan langsung kepada warga terdampak, termasuk sejumlah lanjut usia (lansia).
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kegiatan pengobatan gratis. Ada beberapa lansia yang tadi kita bantu juga untuk pengobatan,” ujar Ustaz Firman.

Salurkan 54 Paket Bantuan Pangan
Selain layanan kesehatan, AQL Humanity menyalurkan sayuran dan kebutuhan pangan kepada warga. Sebanyak 54 paket bantuan disiapkan untuk dibagikan kepada penyintas gempa.
Paket bantuan tersebut antara lain berisi kol, wortel, buncis, mi, dan minyak goreng.
Ustaz Firman mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari aksi kemanusiaan AQL Humanity untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa.

Aksi Kemanusiaan Berlanjut Dua Pekan
AQL Humanity berkomitmen melanjutkan aksi kemanusiaan di wilayah terdampak selama dua pekan ke depan. Relawan akan terus bergerak memberikan bantuan dan pelayanan kepada para penyintas.
“Mudah-mudahan kita terus bergerak di dua pekan ini, masih bisa kita berbuat baik kepada saudara-saudara kita,” ujar Ustaz Firman.
Perspektif UBN Newsroom | Kemanusiaan sebagai Wujud Kepedulian
Islam mengajarkan bahwa kepedulian kepada sesama tidak hanya diwujudkan melalui perhatian dan rasa iba, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat. Dalam kondisi bencana, bantuan kesehatan, pangan, dan pendampingan menjadi bentuk kepedulian yang dapat membantu masyarakat melewati masa sulit
Allah SWT berfirman:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan.” (QS. Al-Ma’idah [5]: 2)
Ayat tersebut menjadi landasan penting bahwa membantu masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan merupakan bagian dari semangat ta’awun atau saling menolong dalam kebaikan. Kepedulian juga tidak harus selalu hadir dalam bentuk besar, karena bantuan yang diberikan sesuai kebutuhan dapat menjadi berarti bagi mereka yang sedang menghadapi keterbatasan.
Dalam konteks kebencanaan, keberlanjutan bantuan juga menjadi hal penting. Kehadiran relawan selama masa pemulihan dapat membantu memastikan bahwa perhatian kepada penyintas tidak berhenti ketika situasi darurat mulai mereda.
Semangat kemanusiaan seperti ini sekaligus mengingatkan bahwa setiap nikmat dan kemampuan yang dimiliki dapat menjadi sarana untuk menghadirkan manfaat bagi orang lain. Ketika kepedulian diwujudkan dengan keikhlasan, tanggung jawab, dan keberlanjutan, bantuan bukan hanya meringankan kebutuhan, tetapi juga memperkuat persaudaraan di tengah ujian.
Dukung Operasional Dakwah & Jurnalisme Peradaban
UBN Newsroom terus berupaya menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpihak pada kemaslahatan umat dan bangsa.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban UBN Newsroom BSI 7779700091 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Dukungan tanggap bencana gempa NTT dapat disalurkan melalui: BSI 6070111520 a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti media sosial UBN Newsroom untuk mendapatkan berbagai informasi dan analisis strategis tentang umat, bangsa, dan peradaban melalui kanal YouTube UBN Newsroom.

Comment