Perspektif UBN Newsroom
Pesantren aman, berilmu, dan mandiri sebagai pilar peradaban
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menghadirkan pesan penting: masa depan pesantren tidak cukup diperkuat melalui perluasan akses pendidikan dan penguasaan teknologi. Penguatan tersebut juga harus berjalan beriringan dengan perlindungan santri, pembentukan akhlak, dan peningkatan kualitas tata kelola lembaga pendidikan.
Lima program yang disiapkan Kementerian Agama mencakup sejumlah kebutuhan strategis, mulai dari lingkungan pendidikan yang aman, pengakuan ijazah, kemandirian ekonomi, penguatan keterampilan, hingga dakwah digital. Pelaksanaannya perlu dikawal agar tidak berhenti sebagai agenda kebijakan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi santri dan masyarakat.
Seruan M. Din Syamsuddin dan Buya Amirsyah Tambunan juga mengingatkan bahwa pesantren tidak boleh hanya dinilai dari reputasi dan kedalaman ilmu yang diajarkan. Keamanan lingkungan, perlindungan terhadap santri, dan keteladanan para pengelolanya merupakan bagian penting dari amanah pendidikan.
Al-Qur’an mengingatkan pentingnya menjaga keadilan dalam Surah Al-Ma’idah ayat 8:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa.” (QS. Al-Ma’idah: 8)
Prinsip keadilan tersebut relevan dalam membangun lingkungan pendidikan yang melindungi setiap santri, menindak pelanggaran secara bertanggung jawab, dan memastikan bahwa siapa pun yang mengalami kekerasan memperoleh perlindungan serta pendampingan yang layak.
Pesantren memiliki warisan panjang dalam pendidikan dan perjuangan bangsa. Tantangan hari ini adalah menjaga warisan itu melalui tata kelola yang amanah, pendidikan yang berkualitas, kemandirian ekonomi, serta pemanfaatan teknologi yang tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.
Santri bukan hanya penerus tradisi keilmuan, melainkan juga bagian dari generasi yang akan menentukan arah peradaban Indonesia. Karena itu, penguatan pesantren harus menjadi tanggung jawab bersama.
Dukungan operasional dakwah & jurnalisme peradaban
UBN Newsroom terus berikhtiar menghadirkan informasi, analisis strategis, dan jurnalisme peradaban yang berpijak pada kebenaran serta nilai-nilai Islam.
Dukungan operasional dakwah dan jurnalisme peradaban dapat disalurkan melalui:
BSI: 7779700091
a.n. Yayasan Pusat Peradaban Islam
Ikuti kanal YouTube UBN Newsroom untuk memperoleh informasi dan perspektif terbaru.
UBN Newsroom — Strategic Islamic Newsroom.
Kebenaran yang teruji, narasi yang berakar pada wahyu.

Comment